Wednesday, April 1, 2015

[Sinopsis] Super Daddy Yeol Episode 4 Part 1



Yeol kaget karena Sa Rang ternyata adalah putri Mi Rae. Sa Rang bertanya, kenapa Ibunya dengan ahjussi itu?


Yeol dan Sang Hae berada diluar, kemudian para atlit asuhan Yeol datang menghampiri mereka. Yeol masih memperhatikan sa Rang dan Mi Rae.


Sa Rang tak setuju kalau Yeol jadi ayahnya. Mi Rae menanyakan alasannya, Sa Rang pernah bilang kalau Yeol sering menolongnya dan mereka sering bertemu. 

“bukankah kau kesini untuk..” Mi Rae tak menyelesaikan kata-katanya karena sa Rang memotongnya.

Sa Rang mengatakan kalau yeolbenar-benar jelek dan seorang pecundang. “apa Ibu sesuka itu padanya? Ibu selalu mengejatnya walaupun dia menolak Ibu?” “Ibu, apa Ibu sudah buta? Haruskah ku belikan kacamata?” Sa Rang lebih setuju pada Dr. Shin. “lihatlah itu. dia orang yang akan membuat orang lain disekitarnya malu.”

Mi Rae membenarkan hal itu tapi tetap saja tidak bisa 100% menilai seseirang sebelum mengenalnya. “mulai sekarang ayo kita coba dulu.”

“apa Ibu mencintainya?” Tanya Sa Rang. Sa Rang mempraktekkan dengan tangan, apa jantung Ibunya berdetak kencang? Kalu bukan berarti bukan cinta.

Waktu yang Sa Rang berikan habis dan Mi Rae belum menjawab. Sa Rang menyimpulkan kalau itu bukanlah cinta. “Sudah pasti. Wanita yang 100% menakjubkan seperti ibu, dengan ahjussi yang menyedihkan itu? Itu tidak mungkin”

Mi Rae kemudian menjawab kalau ia mencintai Yeol kedua setelah Sa Rang. Sa Rang tak percaya, ia tahu kalau itu 100% kebohongan.

“apa yang anak kecil ketahui tentang cinta?” Tanya Mi Rae.

Sa Rang mengingatkan Mi Rae kalau namanya adalah sa rang (cinta), mungkin ia tidak bisa melihat hal lain, tapi ia bisa melihat cinta. “aku bisa tahu siapa menyukai siapa di kelas hanya dengan melihat matanya mereka.”

Mi Rae memukul Sa Rang, karena Sa Rang tidak tahu jawaban dari soal ulangannya, tapi tahu hal begituan.

“meskipun yang ibu bilang benar, tapi ahjussi itu pecundang.” Tegas sa Rang.

Mi Rae menjelaskan kalau mereka tidak akan segera memutuskan, mereka akan mencoba untuk tinggal bersama selama 3 bulan. Setelah itu baru diputuskan. Jadi mereka bisa tahu seperti apa dia sebagai ayah Sa Rang.

Sa Rang tak mau tahu, ia sudah membuat keputusan dan yakin kalau keputusan itu akan tetap sama walaupun 3 bulan lagi. sa Rang kemudian pergi meninggalkan Mi Rae.


Di luar Sa Rang menghampiri Yeol. Ia memanggil Yeol guru/pelatih. Lalu menendang kaki Yeol membuatnya kesakitan. Mulai sekarang Sa Rang akan memanggil Yeol ‘dokter’ bukan Ayah.

“jangan pernah berharap aku akan memanggilmu ayah.” Tegas sa Rang.

Yeol juga tidak mau punya anak seperti Sa rang. Sa Rang lalu membicarakan soal wanita yang tidak disukai yeol sarang bisa menebak kalau itu adalah Ibunya. 

“Bukan, tapi jika kau bilang begitu, aku tidak bisa…” Yeol mencoba menjelaskan. Tapi malah kedua kakinya sekarang yang menjadi korban tendangan Sa Rang.

Sa Rang mengaskan lagi kalau ia tidak akan pernah meloloskan yeol sebagai ayahnya. Sa Rang menuju Sang Hae. Sang hae menegur Sa Rang yang berani bicara kasar pada orang yang lebih tua. Sa rang malah menendang kaki Sang hae.


Mi Rae keluar, ia berbicara pada yeol, menurutnya ini pasti taksir karena mereka sudah saling bertemu dan Yeol sudah mengenal Sa Rang. Mi Rae terkejut. Yeol menyuruhnya untuk melihat, ini takdir atau mimpi buruk.

“seperti yang akan terjadi pada kau dan aku.” Lanjut Yeol.

Sang Hae mendkat pada mereka. Ia mengatakan kalau sa Rang mirip sekali dengan ibunya. Mi Rae pergi mengejar Sa Rang. 


Mi Rae menghentikan sa Rang. Ia khawatir Sa Rang akan tersesat karena pergi begitu saja. Sa rang meminta Ibunya untuk mengatakan satu saja hal baik dari Yeol. Mi Rae hanya diam. Sa Rang menyimpulkan kalau Yeol tak punya hal baik.

“dia itu ‘analog’. Dia baik hati. Um.. dia orang yang positif dan emosional. Dia agak berantakan, tapi dia mudaah tertawa dan menangis. Dia benar-benar kebalikan dari Ibu.” Jelas Mi Rae.

Sa Rang terkejut, “jadi ia punya kepribadian 4?”

Maksud Mi Rae, itu adalah manusiawi. “Dia membuat banyak kesalahan dan agak ceroboh, tapi… Dia membuat orang lain ingin mempercayainya. Temannya dan janji yang dia buat, dia akan mengorbankan diri untuk itu. tapi dia juga punya sedikit kekurangan. Bagi orang yang penuh perhitungan dan cepat, dia itu sulit di prediksi. “ tapi Mi Rae janji kalau ia akan merehabilitasinya, membuatnya jadi 100% bisa dipercaya.

“jadi,, apakah panggilannya adalah manusia Goa? Orangnya kuno dan ketinggalan jaman, panggilannya manusia Goa.” Jelas Sa Rang.


Mi Rae baru mendengar istilah itu.


Semua pelatih mengantar pelatih Bang dan Dir. Hwang sampai memasuki taxi. Ki Tae mengajak Yeol bicara. Ia menganggap perkataan Mi Rae tadi adalah kebohongan mengenai akan hidup bersama dengan Yeol.

Yeol mengangkat tangannya, Ki Tae melindungi mukanya dengan lengannya. Dan Yeol hanya membenarkan dasi ki Tae. Ki Tae langsung menyingkirkan tangan Yeol.

“Ah.. Kau pasti iri karena dia lebih cantik daripada istrimu, huh?” Yeol menyombongkan didri.

Ki Tae gentian yang mengangkat tangannya. Yeol pasang kuda-kuda dan Ki tae hanya membenarkan kancing baju Yeol. Yeol juga menyingkirkan tangan Ki Tae, ia bisa melakukannya sendiri.

“jadi,  kau akan menjadi pelatih rehabilitasi.. Tunggu, sekarang kau justru jadi seorang pasien yang menerima rehab, bukan?” “tidak peduli apapun, faktanya kau selalu dibawahku tidak berubah selama 20 tahun. Bumi berputar, bola itu bundar, Kim Tae Hee itu cantik. Itulah kenyataannya.”

Yeol mulai emosi. Ki Tae menyerahkan pipinya untu k dipukul Yeol. “apa? Apa kau ingin mengunci kepalaku, menjatuhkanku, menindihku sambil berteriak ‘Hore’?” ledek Ki Tae.

Ki Tae yakin jika Yeol melakukannya, meski Yeol menikahi Mi Rae, Yeol pasti tetap akan dipecat. Ki tae memanggil taxi.


Yeol menyerbunya dan melakukan apa yang Ki Tae tadi katakan. “sekarang akau dibawah dan aku diatas. Peringkat selalu berganti. Itu kenyataan yang pasti, brengsek. Dan juga Jun Ji Hyun lebih cantik daripada Kim Tae Hee. keparat” maki Yeol puas.

Ternyata Yeol hanya membayangkan melakukan itu. dan Sang Hae memberi jempol untuk usaha Yeol untuk menahan dirinya. Yeol mengatakan kalau ia hanya menunggu waktu yang tepat untuk memukulnya supaya bisa “Home run”.


Mi Rae mengepak semua barang. Mi Rae menemukan album, ia membukanya dan itu cukup untuk membuatnya tersenyum. Namun kemudian ia berkaca-kaca.


Sa Rang datang, mi Rae berusaha untuk mnyembunyikan air matanya. Sa Rang mmenebak, pasti Mi Rae mau tinggal dengan manusia goa itu karena dirinya, karena ia bilang ingin ayah.

Mi Rae memeluk Sa Rang, ia menjelaskan kalau semua ini bukan karena Sa Rang tapi karenanya sendiri. “semua yang baik untukmu juga baik untuk ibu. Semua keinginanmu juga keinginan ibu. Mir ae meneteskan airmata namun ia segera menghapusnya.

Mi rae menatao Sarang. Ia menjelaskan kalau ia adalah Sa Rang dan semua Ibu seperti itu. sa rang tak tahu, ini sulit baginya tapi ia tahu kalau Mi Rae menyayanginya.

“jadi, kau mau mendengarkan Ibu?” Tanya Mi Rae senang.

Sa Rang mengiyakan, tapi ia akan melakukan apa yang ia mau tiga bulan lagi karena ia adalah ia dan Mi Rae adalah Mi Rae. Begitulah Sa rang. Mi Rae mengerti lalu mencium Sa Rang penuh cinta.


Sang hae dan Yeol minum di tempat biasa. Sang Hae menanyai Yeol. Apa Yeol mau tinggal bersama Mi Rae? Yeol mengangguk. Apa Yeol akan jadi ayah anak itu? Yeol mengangguk. Sang hae membenarkan tindakan Yeol untuk menjadi ayah anak itu selama beberapa bulan. Karena Mi Rae, Yeol tidak dipecat dan Mi Rae juga menawarkan diri untuk merawat ayah Yeol.


Bukan itu alasan yeol. Ia ingin mencoba hidup dengan Mi Rae. Ia ingin mencoba mencintainya lagi, sebelum terlambat, untuk terakhir kali. Tapi.. Yeol tak yakin bisa hidup bahagia bersama.


Yeol bangun pagi, ia berkeliling rumah hanya dengan menggunakan celana pendek. Ia mengawali paginya dengan memutar music, minum cola dan tiba-tiba bel rumahnya berbunyi. Yeol melihat intercom dan diluar ada Sa Rang dan Mi Rae. Yeol langsung panic. Ia dengan cepat berpakaian dan merapikan ruang tamunya.


Yeol membuka pintu, Mi Rae dan Sa Rang masuk, dan juga adaanggota keluarga 2 lagi, Papa, si anjing lucu kesayangan Sa Rang. Masalahnya adalah Yeol alergi anjing.

Mi Rae mendekorasi ulang rumah yeol dan mereka juga harus tidur terpisah selama 3 bulan ini. Tak ada sex tapi kehidupan rumah tangga yang bahagia ‘yes’.


Yeol mengantar Sa Rang ke sekolah tapi jaraknya mereka lebih dari 3 meter saat jalan bersama. Mi Rae berpesan kalau Sa rang harus mengatasi kemerosotannya dan berkonsentrasi pada olahraga serta belajarnya. Dan sampai saat itu Yeol harus merehabilitasinya dan bersikap seperti ayahnya.

 Saat pulang sekolah, Yeol menjemput sa rang dan Sa Rang mengabaikannya. Yeol menilai kalau Sa Rang mirip sekali dengan Mi Rae. Mi Rae kembali berpesan agar Yeol bisa membuat Sa Rang memanggilnya Ayah dengan tulus. Batas waktunya 3 bulan sampai masa tehabilitasi berakhir. Yeol memberi syarat, pernikahan rehabilitasi juga berakhir.


Ibu guru membagikan rapot bulanan untuk keluarga. Ibu guru memastikan semuanay untuk memberikannya pada orang tua masing-masing dan wajib dikumpulkan minggu ini.


Yeol terbangun di pagi hari karena music klasik yang sangat keras. Yeol langsung menuju ke ruangtamu, ia akan memutar piringan kesayangannya. Tapi semuanay berubah menjadi buku. Yeol melotot tak percaya.

Mi Rae mengatakan kalau piringan hitam itu sudah kuno makanya ia meketakkannya di gudang agar bisa dijual ke toko bekas. Yeol marah karena ia sangat menyayangi piringan hitamnya itu. tapi Mir ae melarangnya karena anak-anak tak menyukainya. Mi Rae menyuruh Yeol untuk meningkatkan seleranya ke music klasik tapi itu klasik bagi Yeol.


Sa Rang bangun, dan saat melihat Yeol hanya memekai celana dalam, ia berteriak kencang. Yeol tak sadar kenapa Sa Rang berteriak seperti itu. mi Rae segera mengingatkannya untuk memakai celana. Dan yeol langsung lari ke kamarnya. Untung Sa Rang tidak melihat sesuatu.


Yeol didepan komputernya. Ia akan main game dan ternyata gamenya itu untuk anak kecil. Yeol tak jadi memainkannya. Ia mencari semua video koleksinya namun kosong semua. 


Yeol langsung bertanya pada Mi Rae, siapa yang menyentuk kompuernya. Mi rae tidak tahu tapi game kekerasan maupun video porno ataupun yang tidak pantas tidak bisa ditoleransi. Mi Rae menghapus semua itu.

“Apa kau tahu betapa berharganya itu? aku mengumpulkannya selama 20 tahun. Semuanya barang langka yang tidak bisa dibeli dengan uang! Masa mudaku ada disana!” bentak Yeol.


Lalu Mi Rae menyuruhnya untuk memulai dengan yang lain, seperti ia dan Sa Rang. Yeol menyadari sesuatu. Masih ada back up file. Ia langsung kembali ke komputernya.


Mi Rae mengatakan pada Sa Rang kalau ia juga menghapus back up filenya. Mereka cekikikan bersama.


Yeol menyerah mencari semuanya. Mi Rae sudah menghapus semuanya, bersih tak tersisa. Yeol kemudian ingat, ia menyeimpan 1 flashdisk pada sebuah bulu tebal dan ternyata masih ada disana. yeol sangat senang.

Yeol menukarnya dengan flashdisk Sa Rang yang tertancap di komputernya, ia yakin kalau Mir ae takakan menemukannya. 


Menu sarapan pagi ini adalah salad ayuran. Yeol protes karena ia bukan kambing,bahkan tidak ada sup. Mi rae menjelaskan kalau ini adalah untuk kesehatan Sa Rang, ia meminta Yeol untuk mengubah kebiasaan makannya.

Mi Rae menunagkan jus untuk Yeol, warnanya hijau. Yeol meminumnya lalu memuntahkannya karena itu bahan mentah. Mi Rae menjelaskan kalau itu adalah toxin dan jika Yeol tidak bisa meminumnya maka tubuh Yeol adalah pembuangan limbah.


Yeol membuka kulkas. Dan semua makanannya tidak ada, termasuk spam, tuna dan karenya lenyap. Yeol bertanya kemana makanannya. Mi Rae menunjuk ke tempat sampah.

“berhentilah makan makanan instan. Itu tidak baik untuk kesehatan anak.” Perintah Mi Rae.

Yeol membantah, ia bukan anak-anak. Ia akan makan apa yang ia mau. Kemudian ia mengambil semua makanan dari tempat sampah. Mi Rae megatakan kalau keluarga harus makan bersama, Yeol harus membuang kebiasaan buruk itu. tapi Yeol tak mau.


“Lupakan. Dia makan seperti anak kecil” ujar Sa Rang.


Yeol akan marah oada Sa Rang. Sa Rang langsung memanggil papa. Papa daatang memenuhi panggilan majikannya untuk menggigit Yeol. Yeol ketakutan, ia mojok di sofa. Papatetap mengejarnya. Sa Rang menyuruh papa untuk datang padanya karena Yeol kotor. Yeol langsung bersin.

“dasar anjing.. Aku akan menagkap dan memakannya, atu kubunag.” Ancam Yeol.

Sa Rang kembali memerintahkan papa untuk menggigit Yeol. Yeol kalang kabut sekarang mendengar gonggongan papa. Ia minta maaf, ia mengaku salah. Sa Reng menyuruh papa untuk berhenti dan menunggu kemuadian SA Rang memberi kode bagi papa. Dan papa langsung menjauh.

Yeol bertanya, apa yang dikatakan Sa Rang pada papa. Sa Rang menjawab kalau yeol berbahaya sdan akan menangkap dan memakannya, yeol adalah orang jahat. Mi Rae malah memuji Sa Rang yang telah berhasil melatih papa.


Yeol mengantar Sa Rang dengan mobilnya. Yeol mengeluh kalau ototnya akan sakit. Sa Rang menyarankan Yeol untuk melarikan diri. Ia menjelaskan kalau ibunya sangat kuat, sebelum semua makanan Yeol di kulkas dibuang. Yeol akan diomeli terus, karena Ibunya akan melakukan yang dia katakan.

“aku mengenal ibumu melebihi dirimu.” Ujar Yeol PD.

Sa Rang tak percaya, karea Yeol baru bertemu dengan ibunya.

“ketika dia marah, dia akan makan mie mentah jadi dia dapat menahan air matanya. Dia takut air, jadi dia tidak bisa pergi ke kolam renang atau pemandian. Dia Cuma bisa makan es krim vanilla. Ketika perhitungannya salah, dia tidak akan bisa tidur sampai dia  menemukan letak kesalahannya. “ jelas Yeol.

Sa Rang berkomentar kalau sekarang Ibunya sudah tak makan es krim lagi dan juga tidak oernah salah menghitung. “Ibuku sangat pntar”

Yeol kekeh kalau Cha Mi Rae tetaplah Cha Mi Rae. Tidak perduli seberapa banyak orang berubah, sifat dasarnya akan tetap sama. Sa Rang tak mengerti apa itu sifat dasar. Yeol menjelaskan kalau sifat  dasar itu bawaan dari lahir, semacam itulah.

Lalu Sa Rang bertanya, bagaimana sifat dasar Yeol. Yeol belum menjawab.

“analog?” Tanya sa Rang

Yeol tak mengerti. Kemudian Sa Rang menjelaskan kalau kata Ibunya manusia goa adalah analog. Yeol masih tak mengerti. Sa rang kembali menjelaskan kalau maksudnya, Yeol harus diperbaiki dan Ibunya yang akan memperbaiki Yeol.

“jadi ibumu digital dan aku analog?? Meskipun aku gaptek, tetap saja…” Yeol tak terima. Juga saat Sa Rang memanggilnya manusia goa.

Sa Rang tak sengaja mengirimkan pesan pada Min Ho (ketua kelas) karena ia berbicara dengan Yeol, “berbicara denganmu adalah sebuah kesalahan”

Yeol tak mengerti, mengirim apa memangnya.  Ke siapa. Sa rang menjawab, ke Min Ho dan ia bertanya apakah hari ini mereka bisa bertemu.  


“kenapa kau tidak menyatakan perasaanmu padanya?” Tanya Yeol.


Yeol tak melihat lampu mereh. Dan hamper saja menubruk para penyebrang kalau tidak diingatkan Sa Rang. Yeol kena marah para penyebrang jalan.

Sa Rang melihat Mi Ho berjalan menuju mobil Yoel. Ia langsung sembunyi dengan menundukkan badan agar tak terlihat dari luar. Yeol bertanya, ada apa. Sa Rang menunjuk ke Min Ho.

Min Ho menghampiri mobil Yeol menanykan Sa Rang, ia tadi seperti melihat sa Rang.

“ya sepertinya juga begitu.” jawab yeol.

Min Ho bertanya, kenapa paman Bomi bersama sa Rang. Yeol akan menjelaskan namun Sa Rang keburu keluar. Dan langsung berlari. Yeol mengejarnya. 


Sa Rang menyuruh Yeol menjauh karena telah membuatnya malu hari ini. Yeol tak mengerti. Sa Rang menjelaskan kalau karena  Yeol , Min Ho menemukannya dan Yeol juga tidak bisa menyetir.

“dasar tidak peka. Kau analog!” teriak Sa Rang. Lalu ia masuk ke gerbang sekolahnya.


Yeol tak mengerti kenapa Sa rang melampiaskan amarahnya padanya. Dan saat ia berbalik, mobilnya sudah di derek oleh petugas.


Dir. Hwang memperkenalkan Mi Raepada tim dokter kalau MI Rae yang akan mengoperasi Hyun Woo. Ji Hye menatap tak suka pada Mi Rae.  Dan untuk Yeol, Dir. Hwang memerintahkan Mi Rae untuk mengajari Yeol program edukasi Rehab.


Ji Hye menawarkan diri untuk mengajari Yeol. Ji Hye menyampaikan kelebihannya, ia berpengalaman dalam bidang rehabilitasi dan ia juga anggota tim dokter dari tim Phoenik. Jadi ia merasa sangat cocok dengan pelatih Han.

Mi Rae menolaknya, baik operasi Hyun Woo atau mengenai pelatih Han, ia yang akan mengatasi semuanya. Dir. Hwang setuju untuk memberikan semua tugas itu pada Mi Rae.

Ji Hye mengusulkan untuk melibatkan yeol. Bagaimana kalau Yeol yang memilih sendiri. Dir. Hwang menegur Ji Hye. Mi Rae mengatakan kalau pilihan Yeol adalah pilihannya juga karena mereka sudah tinggal bersama. 


Kemudian Yeol datang dan tersenyum pada Mi Rae.

*****

Bersambung ke part 2

3 komentar

Salam kenal mbak,nge-browsing cari2 sinop Super Daddy Yeol akhirnya ketemu juga,dramanya alurnya ringan dan mudah diikuti,semangat mbak nulis sinopnya,fighting!:)

mbak....part 2 nya, please..... I waiting for you

Tolong tuliskan komentar ya.. biar lebih semangat ngrecapnya... ^^

Untuk mengetahui postingan terbaru bisa follow akun twitter @Diana_Recap
EmoticonEmoticon