Friday, July 22, 2016

[Sinopsis] Lucky Romance Episode 16 Part 1

Tags

Sinopsis sebelumnya : [Episode 15 Part 1] & [Episode 15 Part 1]


Baik Soo Ho maupun Bo Nui berjalan dengan raut muka bahagia.

Kita diperlihatkan Bo Nui yang sampai duluan, ia berkata "Aku merindukanmu." kemudian maju untuk menyapa para lansia yang diajarnya. Ternyata Bo Nui libur seminggu dalam mengajar mereka dan karena itu ia sangat merindukan mereka.

"Guru Cantik! Aku merindukanmu!" Canda salah satu dari mereka.

Bo Nui pun menjawabnya dengan senyuman. Dan kali ini ia akan mengajar 'bagaimana video chat dan menggunakan aplikasi messenger'

Sementara itu, Ibu Soo Ho sibuk untuk menyiapkan makanan dan kue ulang tahun untuk ayah di pinggir kolam ikan mereka.

"Kau menelponnya lagi? Dia sibuk, jangan menelponnya melulu!" Ujar Ayah.

Ibu menjawab tidak, barangkali saja SOo Ho bisa datang. Lalu ibu mengkritik ayah yang sering menelfon Paman Ahn untuk mengecek pekerjaan SOo Ho.

"Aku tak boleh khawatir?" tanggap ayah.

Ibu pun berhenti membahas hal itu lalu mengulurkan topi ulangtahun. AYah tidak mau memakainya dan ibu memaksa.

"Cobalah pakai." Suara Soo Ho mendekat.


Ibu terkejut melihat Soo Ho datang. Setelahnya, ritual ultah seperti biasa, Ayah meniup lilin diiringi tepuk tangan. Soo Ho juga ikut tepuk tangan walaupun masih kelihatan kaku.

"Aku bisa mati kelewat bahagia ini!" Ujar Ibu.

Kemudian Ibu bertanya, sudah berapa lama ya mereka tidak berkumpul untuk merayakan ultah seperti ini, 18 tahun? 20 tahun?

"20 tahun." Jawab Soo Ho.

"Mulai sekarang, kita makan bersama tiap tahun!" Pinta Ibu.

Saat baru mulai makan, Ibu mengungkit mengenai Bo Nui, alangkah senangnya di hari indah ini jika Bo Nui ada bersama mereka.

"Kabar wanita yang lemah dan rapuh itu aku ingin tahu... Keterlaluan sekali dia. Tak sekalipun menghubungiku!" Lanjut Ibu.

Soo Ho bersikap biasa saja dan tidak menanggapi omongan ibu. Lalu Ibu mengatakan kalau ia sudah berhenti mendatangi Dukun. "Kalau dipikir-pikir, aku salah! Bisa-bisanya dia bilang wanita cantik itu rakun! Aku tak percaya dia. Aku tak bakalan percaya dia lagi!" Janji Ibu.


Amy memberi ucapan selamat + ngasih hadiah pada atlit Junior berbakat. Tujuannya sih agar bisa menjadi manager atlit junior tersebut.

Namun Ibu atlt tersebut agak ragu dengan Amy karena banyak perusahaan lain yang skalanya lebih besar. Amy menjelaskan walaupun dirinya sendirian tapi dijamin lebih baik daripada perusahaan lain yang skalanya besar.

"Kalau Anda ngobrol dengan Gary 5 menit saja... Anda akan segera paham." Lanjut Amy.

Anak itu malah bersikeras kalau Amy berbohong. Ia sudah mencari tahu dan sepertinya AMy dipecat dari IM. Amy membela diri, ia mengatakan kalau ia bisa mengajari anak itu agar lebih baik lagi dalam interview.


Anak dan Ibu itu kemudian terkejut saat Gary datang tak lama kemudian dengan setelan bagus. Amy mengeluh betapa sulitnya mencari atlit sebagai agen tunggal. Tapi dia tetap menyelamati Gary atas kemenangan Wimbledon dan menjadi cover majalah.

Amy penasaran, apa Gary punya pacar, karena tiap kalai ia menelfon selalu saja telfon Gary sedang sibuk. Gary mengubah topik, ia akan ke Zeze karena IM akan dirilis. Gary mengajak AMy tapi ditolaknya karena ia sudah tidak lagi menjadi staff IM.


Saat ini Soo Ho menjadi Daepyo dari Daebak Soft dan Bos Won adalah pegawainya, paman Ahn  juga ada di sana. Satu kali, Bos WOn memberikan hasil pekerjaannya pada Soo Ho dan Soo Ho berterus terang kalau itu tidak berguna karena semuanya dalam tulisan tangan. Soo Ho  memerintahkan Bos Won untuk les komputer, belajar excel dan menggunakan peralatan, ia bahkan bersedia membayar biayanya.

Paman Ahn menyela kalau Bos Won sudah belajar hal itu darinya dan perkembangannya lumayan. Soo Ho agak ragu karena Bos Won masih menulis semuanya dengan tangan.


Kemudian Ryang Ha datang dengan ceria. mengabarkan bahkan IF akan dirilis. Soo Ho dan Ryang Ha kemudian pergi kesana berdua. Dalam perjalanan, Ryang Ha bertanya mengenai Game baru yang sedang dikerjakan Soo Ho.

Soo Ho tutup mulut. Ryang ha meninggikan suaranya bahwa para investor sudah pada ribut bolak-balik menelponnya karena Je Soo Ho merilis game setelah satu tahun.Ryang Ha menganggap dirinya sebagai pemegang saham terbesar di daebak Soft. Melihat ekspresi So Ho yang menyembunyikan senyum, Ryang Ha bisa melihat bahwa pasti ada sesuatu.

Soo Ho membantah hal itu karena Ryang Ha tak punya saham di Daebak Soft. Tapi Ryang Ha bersikeras, pokoknya sekali menjadi pemegang saham terbesar tetap saja begitu seterusnya.


"Tunggu saja sampai Daebak Software masuk bursa saham, bakalan kuborong semua! Jadi, yang ini sangat penting, mengerti?" Tegas Ryang Ha.

Pegawai Zeze sangat senang sekali dengan kedatangan Soo Ho bahkan mereka menyiapkan kue. Sebelum meniup lilin, Soo Ho mengatakan sesuatu.

"Anu, sungguh seperti Zeze Factory. Kerja bagus semuanya."

Kemudian semua memaksa Soo Ho untuk kembali menduduki jabatan Deapyo di Zeze dan Joon Bal menyeletuk kalau dia pengen melihat Ibu-nya IF, Bo Nui. Kemudian yang lain mengkode Joon Bal untuk diam.

"Kalian semua. Aku sekarang Daebak Software. Aku akan bekerja keras supaya suatu hari nanti bisa mengalahkan Zeze Factory." Jawab Soo Ho.

semua staff antusias menunggu kesempatan itu.


Bo Nui pulang kerumah setelah mengajar, ia memanggil-manggil Bo Ra namun hanya menenukan pesan yang mengatakan bahwa Bo Ra ke Seoul sendirian. Ia meminta Bo Nui agar tak khawatir.


Bo Ra ada di Seoul dan ia kesulitan untuk melintasi sebuah tanjakan kecil dengan kuesi rodanya. Soo Ho kebetulan melihat Bo Ra, namun Bo Ra tidak mengenalinya.

Bo Ra meminta bantuan SOo Ho untuk membantunya mendorong kursi rodanya. Soo Ho pun membantunya, ia bertanya dimana keluarga Bo Ra. Dan ia tersenyum saat Bo ra menjawab kalau Bo Ra sendirian.

"Anak pintar." Puji Soo Ho.

Bo Ra lalu bertanya, dimana letak kantor Zeze karena ada orang yang harus ditemuinya. Soo Ho kemudian mengantar Bo Ra kesana. Bo Ra mengatakan kalau Soo Ho terasa familiar, ksususnya suaranya. Tapi Soo Ho tidak mengatakan kalau mereka pernah bertemu sebelumnya.


Dal Nim menelfon Bo Nui yang saat ini sedang panik, untuk mengatakan kalau Bo Ra ada di Zeze saat ini.


Bo Ra mengatakan pada Dal Nim kalau ia nekat datang sendirian dengan satu alasan, ingin bertemu dengan Soo Ho. Dal Nim mengatakan kalau Soo Ho baru saja pergi.

Dal Nim bertanya, apa Bo Nui bilang sesuatu. Bo ra menjawab kalau masalahnya adalah karena Bo Nui tak bilang apa-apa.

"Eonni cerita semuanya padaku. Kerja sambilan yang dilakukannya di beberapa toko dan menjahit. Dan yang dimakannya untuk makan siang
tiap hari. Tapi, dia tak mau cerita soal Zeze Factory ataupun Ajussi itu." Jelas Bo Ra.

"Kalau dipikirkan akan membuatmu terluka makanya ada hal yang tak bisa diceritakan."

"Makanya Bo Ra ingin bertemu dengan Soo Ho untuk memastikan sesuatu tapi sayang sekali Soo Ho tidak ada.


Gary membagikan hadiah kecil untuk semua staff Zeze, dan mereka semua membicarakan kemenangan Wimbledon dan beta[a mengharukannya karena Ayah Gary ada di kursi penonton saat pertandingan itu.

Bo Ra menelfon Gary mengatakan kalau dirinya ada di Zeze. Gary langsung menuju ke ruangan dimana Bo ra saat ini. Dal Nim mengatakan kalau Bo ra datang sendiri dan Bo Nui saat ini sedang dalam perjalanan menjemputnya. Lalu Dal Nim menitipkan Bo ra pada Gary karena dia ada meeting sekarang.

Bo Ra dangat terkesan dengan game buatan kakaknya dimana Gary adalah karakter utamanya. Gary menjelaskan kalau game itu dibuat Bo Nui karena memikirkan Bo Ra dan Gary setuju menjadi model setelah mendengar kalau game itu untuk BO Ra, untuk memperlihatkan kehidupan yang luar biasa pada Bo Ra.

Bo Ra kemudian mengeluarkan kertas untuk meminta tanda tangan Gary. Sebagai bukti untuk tetangganya yang tidak percaya kalau dirinya dekat dengan Gary Choi.

Bo Ra menatap Gary kagum saat Gary menandatangai kertas pemberan Bo Ra. Gary hanya tersenyum.


Soo Ho menunggu di luar Zeze, ia tak sengaja melihat Bo Nui turun dari taxi. Soo Ho menatap Bo Nui yang berjalan masuk, hal itu membuatnya membeku, namun dia tidak memanggil Bo Nui dan malah pergi melanjutkan jalannya.

Bo Nui sampai di tempat Bo Ra dan Gary yang saat ini tengah berselfie. Bo Nui menegur adiknyaa yang tidak meminta ijinnya jika mau pergi dan endingnya, ia bertanya apa adiknya itu baik-baik saja. Bo Ra mengangguk.

"Dia sampai di sini dan baik-baik saja! Aku juga di sini." Tambah Gary.

Lalu Bo Ra mengatakan kalau ia melihat Game-nya. ia berterimakasih pada Bo Nui karena telah membuat itu untuknya, Sungguh menakjubkan! Seperti mimpi. Mimpi yang sangat nyata!

"Makasih, Eonni. Aku mencintaimu." Ungkap Bo Ra dengan aegyo.


Bo Nui selanjutnya berbicara dengan Gary, mereka membahas Bo Ra yang sering menelfon Gary. Gary tidak merasa terganggu dengan telfon tersebut dan sekarang bangga karena Bo Ra berhasil datang ke Seoul sendirian.

Lalu membahas ayah Gary. gary mengatakan kalau ayahnya baik-baik saja dan mengajak kapan-kapan untuk makan berempat dengan Bo Ra dan waktu iti Gary sudah mengirimi tiket pertandingannya namun Bo Nui tidak datang.

Gary menyarankan agar Bo Nui kembali saja tingal di Seoul demi kebaikan Bo Ra dan juga Seoul tempat terbaik untuk Bo Nui bekerja.

"Suatu hari nanti, aku akan pindah. Yang akan terjadi selanjutnya kau tak akan pernah tahu." Jawab Bo Nui sambil tersenyum.


Bo Nui menemui Dal Nim, untuk mengambil undangan pernikahan. Dal Nim dan Ryang ha akan menikah. Bo Nui senang karena akhirnya Dal Nim menikah dengan orang yang 2 tahun ditaksirnya.

Dal Nim menjelaskan bahwa yang akan dinikahinya itu bukan dorang itu. Dan Bo Nui sekarang jadi penasaran, siapa orang yang ditaksir Dal Nim kalau begitu.

"Tidak, tak usah bilang. Kalau aku tahu, nanti kau berubah pikiran. penting. Semoga selalu bahagia." Lanjut Bo Nui.

Dal Nim berterima kasih. Dan ia memaksa Bo Nui, pokoknya harus datang karena pemberkatan pernikahannya tak akan mulai sebelum Bo Nui datang. Bo Nui hanya diam saja.

"Kau... takut bertemu dia, ya? Tapi Bo Nui, kau tak bisa selamanya menghindarinya. Cepat atau lambat, kau akan bertemu dengannya." nasehat Dal Nim,

Selanjutnya Bo Nui berjanji kalau dia akan datang.


Soo Ho kembali ke daebak Soft, ia mengeluarkan fotonya bersama Bo Ra dan Bo Nui dari salah satu buku.

"Dia akan jalan dan berlari, segera. Kau sudah banyak menderita, Shim Bo Nui."


Saat di rumah, Bo Ra memberi poster kontes game yag diambilnya tadi di Zeze. Bo Ra ingin Bo Nui mencoba mengikuinya, namun Bo Nui tak yakin.

"Tiap malam aku tahu Eonni tengah membuat game! Jujur saja, setelah main IF, kurasa Eonni memang yang terbaik. Pasti bisa dapat juara pertama!" Pkasa Bo Ra.

Namun tetap saja Bo Nui tidak tertarik untuk mengikuti knters tersebut. Bo Nui mengajak Bo Ra masuk namun Bo Ra tidak mengikutinya masuk.


Bo Ra menelfon Dal Nim. Ia laporan pada Dal Nim bahwa dia sudah memberikan poster tersebut namun tidak yakin apa Bo Nui mau ikut atau tidak.

Dal Nim menjelaskan bahwa hadiah juara pertama adalah 50 juta won tunai. Katanya, Orang harus terbebas dari kekhawatiran finansial untuk bisa melihat hal yang lain. Ia sangat berharap dia mendaftar.


Ryang Ha datang ke kantor Zeze. Ia sangat manja pada Dal Nim. Dal Nim bertanya, apa Ryang Ha sudah memberikan undangan pernikahan mereka pada SOo Ho. Ryang Ha lupakarena ia terlalu bego.

Dal Nim menjelaskan bahwa Bo Nui dan Soo Ho harus bertemu di pernikahan mereka, Mereka berdua sama-sama menahan rindu yang amat sangat dan Kesempatan mereka bertemu untuk mencurahkan rindu hanya saat pernikahan.

"Kenapa ngurusin mereka berdua? Fokus ke kita sajalah. Bisa-bisa kita yang jadi pemain pendukung..." Jawab Ryang Ha.

"Tapi, hari itu yang lain juga harus ikut bahagia... Teman yang paling kusayangi, dan teman yang sangat disayangi Ayangku, kamu senang mereka tak bahagia?"

"Nggak ah! Kok bisa sih kamu begitu perhatian! Ayang tercintah!"

"Kamu juga!"

Dan mereka bermesraan dengan cara mereka.


Amy bertemu dengan Gary di sebuah kedai kopi. Gary bertanya apa Amy sudah mendapatkan atlet dan ternya ta belum ada satupun atlet yang mau bergabung dengan Amy.

Amy hanya butuh waktu, pasti ada kalanya namanya ada di artikel "Amy Han Sports Management, menyambut atlet pertamanya" itu adalah mimpinya.

"Sertakan namaku. "Atlet pertamamu, Gary Choi"." Kata gary.

Gary mengatakan kalau ia keluar dari IM. Amy tidak menyangka hal itu, karena saat  ini Gary sedang ada di puncak dan rangking di atas, kok malah keluar IM?

"Amy tak di sana. Membosankan tak ada yang bisa kugoda. Gimana? Mau merekrutku apa tidak?"

Amy tentu saja mau menerima Gary namun masalahnya, ia tak punya unang untuk DP kontrak, ia menawarkan untuk membayar bulanan saja gimana?

"Itu agak..." Gary pura-pura berpikir namun pada akhirnya ia setuju. Amy langsung memeluknya senang.  Dan berakhir dengan salaman kesepakatan.


Bo Nui akhirnya lolos tahap pertama seleksi kontes game yang disebut Bo Ra. Mereka merayakannya berdua.

"Berhasil atau tidak, menang atau kalah. yang penting berusaha dulu." Kata Bo Ra.

Lalu Bo ra menanyakan tema game Bo Nui kali ini. Bo Nui menjawab kalau game nya hanya sebuah  sederhana, tidak banyak yang perlu di cerotakan. Bo ra berharap ia bisa memainkan Game dengan cowok ganteng seperti Gary sebagai modelnya,

"Bukan game seperti itu." Jawab Bo Nui.

sampai saat ini Bo Nui masih belum memilih endingnya. Kalau sudah ia putuskan, ia pasti akan menceritakannya pada Bo Ra.


Soo Ho ondar-mandir di Daebak Soft. Para infestor tidak suka dengan game baru mereka, singkatnya game-nya kurang bagus.

"Sudahlah. Kita lupakan saja yang ini. Kesepakatan kali ini kita lepaskan saja."

Bos Won protes, ia tidak setuju kali ini, kata orang orang yang berduit yang punya aturan. Dan mereka masih harus membayar sewabulanan, bayar gaji bulanan dan semua itu butuh uang.

"Sudah turuti saja kemauan mereka bikin yang mereka mau... Je Daepyonim!"

Soo Homenjelaskan kalau para infestor malah akan meminta-minta terus jika mereka menuruti yang satu ini dan pada akhirnya tidak akan berujung.

Paman Ahn setuju dengan Soo Ho karena game selalu berbeda, tergantung siapa yang melihatnya... Tapi... kalau tak punya uang, juga tak bisa membuatnya.

"Entah bagaimana kita harus membuatnya. Dengan rencana kita." Ucap Soo Ho.


Tolong tuliskan komentar ya.. biar lebih semangat ngrecapnya... ^^

Untuk mengetahui postingan terbaru bisa follow akun twitter @Diana_Recap
EmoticonEmoticon