Monday, June 27, 2016

[Sinopsis] Beautiful Mind Episode 2 Part 1


Kilas balik, saat Suk Joo masih tahun pertama menjdai dokter bedah di rumah sakit Hyunsung Medical Center. Dia mengecek keseluruh isi rumah sakit untuk mencari seseorang. Kemudian ia menemukan yang dicarinya itu di atap

"Kau kah itu, Jin Sung?" Tanyanya.

Jin Sung menoleh menunjukkan wajahnya. Suk Joo mendekat, saat itu Jin Sung sudah bersiap untuk membuka tutup botol soju. Suk Joo merebut soju Jin Sung.

"Hei. Operasimu dilakukan besok! Seharusnya kau tidak makan apa-apa" Tegur Suk Joo.

Jin Sung sudah tahu dan ia sengaja melakukannya, ia tidak ingin membebani keluarganya , ia tidak ingin dioperasi. Suk Joo langsung meminum soju itu semuanya.



"Mengapa kau tidak percaya denganku sekali lagi? oke? ini bukan hanya kemalangan yang datang tanpa pemberitahuan." Kata Suk Joo sambil memberikan sesuatu ke tangan Jin Sung. Jin Sung membuka tangannya saat Suk Joo sudah pergi, itu adalah cincin dari tutup botol soju yang masih disimpannya sampai saat ini.


Suk Joo selanjutnya membujuk para seniornya yang tengah makan. Ia mengingatkan kalau Jin Sung adalah pasien yang mengidap deformitas katup dan sudah menjalani valvuloplasty   (enempatan balon pada katub) dirumah sakit mereka namun tapi tidak berjalan dengan baik dan sekarang sedang menunggu katub buatannya.

"Jelas sekali itu malprakterk. Tidak, Itu penipuan." Tutup Jin Sung.

"Kau baru di tahun pertama sebagai dokter ahli bedah. Kau katakan kalau aku sudah melakukan kesalahan?" tanggap profesor yang telah melakukan operasi pada Jin Sung.

Suk Joo tidak menyerah, ia meminta si profesor untuk mengakui kesalahannya dan bertanggung jawab atas pengobatannya maka profesor mungkin akan dimaafkan, karena mereka cuma manusia biasa.

Profesor tidak teriama, ia menyuruh Suk Joo melepas kacamatanya lalu menempelengnya. Ia mengancam untuk memecat Suk Joo.

"Jika kita tidak mengakui kesalahan kita. Kita tidak lebih dari monster dengan pisau bedah. Aku tidak ingin hidup seperti itu." Tegas Suk Joo lalu melepaskan jas dokternya dan berjalan keluar.

Jin Sung mengintip di luar ternyata dan saat Suk Joo keluar dia bersembunyi di bawah tangga.


Direktur Shim (yang waktu itu masih menjadi profesor) menyusul Suk Joo. Beliau menegur Suk Joo, apa Suk Joo tidak percaya diri untuk bertanggung jawab, "Apa kau berencana untuk menulis  otobiographi yang menuliskan kalau Kau tidak melakukan kesalahan?"

Direktur Shim menyuruhnya untuk minta maaf pada profesor yang tadi dengan alasan kalau pikirannya sedang kacau. Suk Joo tidak bersedia.

"Itu satu-satunya cara bagiku untuk minta kau jadi asistenku. Sebagai gantinya, Aku akan memperjuangkannya. Aku akan minta pihak RS mananggung biaya operasinya. Jika tidak berhasil, Aku akan minta pihak RS untuk memotong gajiku. Aku akan menyalahkamu jika istriku meninggalkanku." Jelas profesor.


Suk Joo pun menerima kembali jas dokternya dan ia tersenyum. Direktur Shim tahu kalau Jin Sung bersembunyi di bawah tangga, beliau menyuruhnya keluar dan kembali ke kamarnya karena sudah waktunya dokter berkeliling memeriksa.

Waktunya Jin Sung melakukan operasi, ia meletakkan cincin tutup botol soju dimeja ruang rawat inapnya.


Dan saat ini ia terbangun di ruangan yang sama dengan cincin tersebut juga masih dalam posisi yang sama.

Jin Sung teringat kejadian semalam. Saat Young Oh menikamnya dengan pisau bedah. Kemudian Suk Joo datang untuk menyedot cairan dari dadanya.


"Pasien yang dengan cardiac tamponade (Tekanan pada jantung) akan menjalani pericardiocentesis (penggunaan jarum untuk mengeluarkan cairan) darurat." Jelas Suk Joo pada Dr. Lee Shi Hyun.

Kemudian Suk Joo memerintahkan langkah berikutnya pada Dr. Lee. Dr. Lee kagum dengan keahlian Suk Joo yang mampu mengetahui letak cairannya tanpa perlu USG, ia bermimpi bisa seperti itu.

"Itu prosedur yang berbahaya. Faktanya kalau dia hanya mengandalkan instingnya mungkin hanya 1 atau 2 kalil. Entah dia itu jenius atau angkuh. Dia orang yang berbahaya."

Dr. Lee bertanya siapa orang yang berbahaya itu.


Suk Joo ke ruangan Young Oh. Young Oh menjelaskan kalau situasinya kuga bahya baginya, seorang perwira polisi yang mencurigai kematian seorang pasien menyelinap kedalam ruang kerja seorang ahli bedah dan meninggal, itu bisa membangkitkan imajinasi Suk Joo sebagai orang yang merasa penasaran.

"Tidak mungkin, Karena aku ada di ruang operasi. Aku melihatnya." Jawab Suk Joo.

"Ada seorang ahli bedah lain disana saat itu. Kalau begitu, mereka akan membawamu sebagai saksi atau sebagai kaki tangan?"

Lalu Young Oh menanyakan alasan kenapa Suk Joo ada diruangannya. Suk Joo hanya ingin mengucapkan rasa terimakasihnya karena ia dokter si pasien (Gye Jin Sung).

Young Oh ingin Young Oh tahu, kenapa Jin Sung masuk ke ruang kerjanya semalam.

Suk Joo menyebutkan rekaman video operasi Kang Chul Min yang sudah dihapus. Young Oh tersenyum, jika hanya karena iatu ia bersedia dengan suka rela memberikannya.

Setelah itu ia berjalan menuju pintu, ia juga berkata pada Suk Joo, "Selain itu, sebagai dokternya,  seharusnya kau memberikan dia peringatan. Naluri pekerjaannya sebagai perwira polisi sangat penting. Tapi sebaiknya dia urus dirinya sendiri dengan benar."

Young Oh selanjutnya membuka pintu dan menyilahkan Suk Joo keluar.


Suk Joo akan mengganti perban di dada Jin Sung. Jin Sung mengulur waktu dengan memberikan banyak jus dengan berbagai rasa. Suk Joo menerimanya sambil menjelaskan kalau keadaan Jin Sung untungnya baik-baik saja kemudian ia mengeluh karena jus pemberian Jin Sung sudah terlalu banyak.

"Dr Hyun, Mengapa dokter lain tidak bisa menangani penggantian perbannya? Aku bukan anak kecil lagi,  yang berusia 10 tahun." Protes Jin SUng.

"Apa kau tidak tahu? Kau sudah menjadi pasien yang membutuhkan perawatan spesial beberapa tahun ini. Dan aku rasa itu tidak akan bisa  langsung diganti." Jawab Suk Joo.

Jin Sung merasa tersanjung karena Suk Joo merawatnya seperti pasien VIP seperti semalam saat Suk Joo menyelamatkannya, sekali lagi Suk Joo sudah menyelamatkannya.

"Seharusnya itu ditujukan pada orang lain. Dr Lee Young Oh yang menyelamatkanmu semalam." Jelas Suk Joo.


seorang pasien menggila di UGD setelah mendapat jahitan di tangannya. Dia sebenarnya bunuh diri dan meminta semuanya untuk membiarkannya mati.

Young Oh mendekatinya padahal yang lain tidak ada yang berani mendekat. Young Oh membisikkan letak yang tepat untuk mengiris nadi, maka dalam 2 menit sudah bisa dinyatakan meninggal. Lalu ia membuka palster di pergelangan tangan pasien.

"Menurutku ini menunjukkan kalau kau  tidak sungguh-sungguh, Kau kurang yakin. Sangat ceroboh." Lalu Young Oh berjalan pergi.

Si pasien tidak terima, dia mengangkat penyangga infus lalu melemparkannya ke arah Young Oh. Untuk ada Jin Sung yang menyelamatkannya.


Jin Sung meminta Young Oh untuk menganggap mereka impas. Young Oh sudah menyelamatkan hidupnya dan ia sudah menyelamatkan Young Oh barusan.

Young Oh tidak bisa menganggap ini impas, "Soal semalam. Aku yakin ada banyak yang ingin kau katakan padaku."

"Ahh, Aku rasa kau benar." jawab Jin Sung.

Young Oh lalu berbisik untuk mengajaknya bicara ditempat tenang.

Young Oh jalan duluan. Jin Sang melaihat yang lain menatap penuh curiga, kemudian ia menjelaskan kalau kejadiannya bukan seperti yang mereka semua pikirkan,  barulah ia menyusul Young Oh.


Jin Sung kembali lagi untuk menyentuh dada Dr. Yang Sung Eun (asisten Young Oh). Ia memastikan kalau Dr. Yang juga berdebar, berarti bukan dirinya saja yang berdebar (Jin Sang berdebar saat tadi tak sengaja bersentuhan dengan Young Oh saat menyelamatkannya). Dr. Yang menjelaskan kalau memang normal bagi sebagian orang dalam situasi seperti itu berdebar. Dr Yang mengira kalau Jin Sung menyukainya, namun Jin Sung malah pergi.

Jin Sung mengejar Young Oh, dia masih memegangi jantungnya yang berdebar. Jin Sung membuka pintu tangga darurat dan ternyata Young Oh tepat berada di depan pintu jadinya mereka sangat dekat.

Young Oh menyingkirkan tangan Jin Sang dari dadanya. Young Oh tak melepaskan tatapan matanya ke Jin Sung membuat Jin Sung salah tingkah.

Jin Sung menanyakan kenapa rekaman CCTV yang dihapus bisa ada di komputer Young Oh. Young Oh menjelaskan kalau Suk Joo juga memiliki rekaman itu.

Jin Sung mengatakan kalau ia melihat CCTV di kamar jenazah dan melihat Young Oh ada di sana. Young Oh menyimpulkan kalau Jin Sang menuduhnya sebagai orang yang membunuh pasien selama operasi berlangsung dan telah menghancurkan buktinya.

"Namun, kau mengikutiku sampai kesini. Apa kau tidak takut? Disini tidak ada kamera CCTV. Ini tempat tertutup. Bagaimana jika aku merayumu disini?" Young Oh menakut-nakuti Jin Sung dan mendesakknya ke pinggiran tangga.

Jin Sung menanyakan maksud Young Oh sebenarnya. Young Oh menjelaskan kalau Jin Sung tahu segalanya tentang kasus ini, hanya ada mereka berdua disana.

"Mungkin ini tidak adil tapi tidak seorangpun yang akan mencurigaiku. Aku dokter yang sudah menyelamatkan nyawamu. Apa kau pikir mereka akan mencurigai aku sebagai pembunuh? Apakah Hyunsung Medical Centre membiarkan kecurigaan itu?"

Jin Sung mengerti sekarang, jadi itu sebabnya Young Oh menyelamatkannya, untuk mencegah kecurigaan.


Young Oh memastikan kalau Jin Sung tidak akan bisa menyelidiki dan mengungkapkan apa yang terjadi di ruang operasi saat itu.

"Seseorang harus menghadapi jalan hidupnya. Dokter tugasnya menyelamatkan nyawa orang. Perwira polisi tugasnya menangkap penjahat. Kau lihat saja nanti. Aku akan membiarkan dunia mengetahui apa yang sudah kau lakukan Sehingga tidak ada yang ingin berpihak padamu. Tidak para dokter yang ada di RS ini dan bahkan rumah sakit ini. Kalian semua disini untuk menangani pasien. Itu yang aku yakini" Ujar Jin Sung saat Young Oh akan keluar.

Young Oh berbalik lagi, ia semakin mendesak Jin Sung, bagi Young Oh tidak ada kata "percaya" di dunia ini. Tidak ada "Aku percaya dengan Santa Claus." "Aku percaya dengan yang maha kuasa." "Aku percaya pada cinta."

Young Oh kembali mengusap bibir Jin SUng dengan jempolnya. Jin Sung hampir terjatuh, untung Young Oh menangkapnya.

"Kalian percaya kalau RS ada karena untuk merawat pasien. Aku juga percaya dengan itu, Perwira Gye Jin Sung."


Setelah itu Young Oh baru benar-benar pergi. Jin Sung tersentak dengan kata-kata dan sikap Young Oh itu, ia hampir menangis.

Jin Sung kembali ke kantor polisi, ia minta ijin pada petugas Park agar diijinkan untuk melakukan penyelisikan tentang kasus Kang Chul Min. Petugas Park tidak mengijinkan, ia sudah menutup kasus ini sebagai kasus kecelakaan.

Jin Sung memaksa, karena ada kasus lain dibalik itu, contohnya saja CCTV nya tiba-tiba menghilang. petugas Park membentaknya bahwa hanya Jin Sung seorang yang berpikiran begitu.


Jin Sung tidak menyerah, di waktu yang lain ia masih memaksa petugas Park. "Jika aku membawa bukti pembunuhannya. Serahkan kasus ini ke divisi tindakan kriminal sehingga aku bisa menemukan pembunuhnya."

Jin Sung menunjukkan cara terakhirnya, ia menggunakan mode imut-nya untuk meluluhkan petugas Park dan akhirnya ia mendapat ijin itu.

"Tangani kasusnya. Aku akan menilai dirimu berdasarkan kinerja kerjamu" Ucap petugas Park.


Jin Sung bersama meminta catatan medis pasien Kang Min Chul tapi petugas rumah sakit tidak bisa memberikannya jika tidak ada surat perintah resmi. Jin Sung sudah menunjukkan lencana polisinya namun petugas tetap tidak bisa memberikannya

Direktur Chae dan direktur Shin sedang mengajak para reporter untuk menuju ruang konferensi tentang operasi bius lokal Young Oh. Tiba-tiba Jin Sung datang untuk mendiskusiakn sesuatu dengan direktur Shin.

Direktur Shin menyuruhnya untuk bicara pada Suk Joo saja karena ia sedang sibuk sekarang. Jin Sung mengatakan kalau ini tentang Dr. Lee.

Salah satu reporter tertarik, apa yang dimaksud Jin Sung adalah Dr. Lee Young Oh yang akan melakukan operasi bius lokal.

Tidak ingin membuat keributan, direktur Shin mengajak Jin Sung menjauh dari sana dan menyerahkan tugas menggiring para reporter pada direktur Chae.


Setelah mendengar penjelasan dari Jin Sung, direktur Shin mengatakan kalau ia akan pura-pura tidak mendengar. Jin Sung menegaskan kalau ia sudah melihatnya sendiri.

"Terlepas dari itu benar atau salah, Yang kau katakan adalah hukuman mati bagi RS dan stafnya." Jelas direktur Shin.

Jin Sung meminta bantuan agar bisa menyelidiki Young Oh karena ia tidak bisa mulai penyelidikannya sendirian. Direktur Shin menjelaaskan bahwa Young Oh yang akan mengoperasi politikus Kim besok.

"Saat ini mata semua orang sedang tertuju pada Hyunsung Medical Centre & Dr Lee.

"Itu artinya... Anda takut dengan media." Kesimpulan Jin Sung.

Direktur Shin menjelakan bahwa dirinya mendedikasikan seluruh hidupnya pada Hyunsung Medical Centre. meskipun Jin Sung yang menanyakannya, ia tidak akan mengijinkan Jin Sung menghina para staff dan mendiskreditkan Rumah Sakit.


Jin Sung melihat Young Oh turun dari eskalator, ia sengaja diam saja. Young Oh awalnya melintasinya begitu daja namun berbalik untuk berbicara.

"Aku penasarn apakah rencanamu berjalan dengan mulus, tapi aku rasa tidak perlu ditanya." Ucap Young Oh kala melihat ekspresi Jin Sung.

Jin Sung menjawab kalau ia (sendirian) akan pernah bisa  mengungkapkan apa yang terjadi di ruang operasi saat itu. Lalu ia berbalik pergi.

Jin Sung berhenti di depan banner Lee Young Oh, dokter operasi bius lokal.


Young Oh memulai presentasinya, disaksikan oleh seluruh dokter. Suk Joo juga melihatnya, ia berdiri disamping Min Jae. Min Jae mengatakan kalau ia tidak tertarik dengan operasinya melainkan dokter bedahnya. 

Young Oh mulai dengan pipa stent (untuk mengalirkan darah pada aorta). Dr. Yang terkejut mendengarnya, dia berbisikpada Dr. Soh Ji Yong, "Bukankah itu yang ditenarkan oleh Profesoe Altos Alps? Wuaa, Aku pernah membacanya. Aku tidak percaya aku bisa melihatnya langsung. Ahh benar-benar sangat beruntung." Tanyanya.

Dr. Soh menjawab sinis kalau semua orang juga bisa menirunya.

Young Oh akan memulai penjelasannya namun tiba-tiba layarnya mati. Kemudian seorang mengarahkan LCD ke arah layar. Dia adalah Jin Sung.


Jin Sung maju ke depan, ia mengatakan kalau sekarang adalah gilirannya. Lampu menyala kembali saat Jin Sung sampai di depan. Pertama ia mengenalkan dirinya terlebih dahulu.

"Pada tanggal 20 Juni, seseorang meninggal di meja operasi di ruang operasi RS Hyunsung. Pasien itu adalah korban pembunuhan yang dilaporkan sebagai kecelakaan mobil. Sayangnya, korban pembunuhan itu meninggal di meja operasi. Penyebab kematiannya Kalian penasarn kan? ku juga......Tapi, Kami tidak bisa menemukan penyebabnya... Karena... seseorang sudah menukar mayatnya. orang yang sudah menukar mayatnya... ada di ruangan ini"

Yang lain pada bisik-bisik kemudian Jin Sung memutar video yang menunjukkan wajah Young Oh di layar CCTV.

Jin Sung menjelaskan bahwa video itu cukup jelas untuk mengatakan siapa pelakunya. Karena itu, Mulai sekarang, ia berencana untuk menyelidikinya secara keseluruhan.


Direktur Kang mendengar keributan yang disebabkan Jin Sung. Dia kesal sampai membanting telfon di ruangannya dan menginjak-injaknya sampai rusak.

Direktur Kang kemudian mengajak asistennya untuk menemui politikus Kim guna menangkannya sebelum beliau kembali untuk melakukan operasi.


Di ruang presentasi. Dr Soh berdiari, ia melarang semuanya untuk saling menjatuhkan.

"Profesor (panggilan untuk Dr. Lee), Operasi bius lokal akan dilakukakn besok. Dia, ahli bedah yang akan melakukannya dan merupakan kasus yang langka, jadi semua perhatian mengarah padanya. Demi Hyunsung... Aku sungguh... peduli dengan pasien dan..."

Yang lain bisik-bisik kalau Dr. Soh berusaha sangat keras (menjilat atasan dengan memanfaatkan keadaan). Dr. Lee kemudian memberikan wewenang pada Dr. Soh untuk melakukan operasi bius lokal politikus Kim pada Dr. SOh setelah Dr. Soh menjawab dengan tepat apa yang ditanyakannya.


Young Oh minta waktu untuk menjelaskan. Dr. Lee menyuruhnya untuk menyimpan penjelasannya nanti untuk menjelaskan pada anggota dewan etika nanti.


Suster Lee Hae Joo (yang kurus), suster Jang Moon Kyung (yang gemuk) dan Lee Kwang Bok (yang pria) membicarakan masalah tadi di ruangan mereka.

Mereka sampai pada dua kesimpulan kalau Young Oh benar-benar melakukannya karena sudah tertangkap kamera CCV. Tapi ada yang aneh karena biasanya pembunuh itu selalu menutupi kamera CCTV, lha ini Young Oh malah tersenyum ke kamera.

"Dengan sikap angkuhya, Dia berpikir kalau itu adalah pembunuhan yang sempurna Atau hal seperti itu?" Tebak Hae Joo.

Lalu Jang Moon dan Kwang Bok akan menulis di akun medsos mereka. Hae Joo menjelaskan kalau petinggi RS akan memecat karyawan karena postingan mereka di sosmed.


Tiba-tiba Dr SOh masuk, ia menyombong "Sebagai ahli bedah yang akan melakukan  operasi bius lokal Tuan Kim besok, Aku ingin mendengar pendapat kalian."

Dr Soh tidak masuk dengan tangan kosong, ia membawa minuman dan makanan. Ia bahkan minta pendapat mereka untuk memilih antara sabun, facial atau masker muka agar ia lebih fresh kelihatan di TV.


Dokter yang lain juga membicarakan masalah itu di kantin. Sedari tadi Suk Joo tidak mengatakan apapun, dia hanya fokus pada makanannya.

Kemudian Suk Joo pamit pergi duluan. Salah satu dari mereka berujar pasti Suk Joo tahu apa yang terjadi karena mereka waktu itu ada di ruang operasi yang sama.

"Kurasa kita semua akan tahu setelah dewan etika memberitahu kita. Sampai jumpa." Jawab Suk Joo.

Setelah Suk Joo pergi. Dr. Hang Jung Hwan mengatakan dugaannya kalau Suk Joo bisa juga terlibat.


Suk Joo menuntun sepedanya, ia melihat direktur Shin minum sendirian di kedai pinggir jalan lalu ia gabung dengan beliau.

Suk Joo bercanda kalau istri direktur shin pasti akan menelfonnya jika direktur Shin mabuk.

"Saat istriku menelepon, Anggap saja sebagai telepon dari penipu lalu tutup." balas direktur shin.

Lalu Direktur Shin mengatakan impiannya pada Suk Joo, "Aku ingin semua ahli bedah menghilang kecuali Aku. Aku ingin mendapatkan banyak uang menggunakan nama Hyunsung dan Pusat kardio-serebrovaskular. Dengan cara itu, dompetku akan baik dan tebal. Dengan begitu, akan datang untuk menyembuhkan mereka tanpa operasi."

Selanjutnya direktur Shin membahas mengenai Jin Sung, "Bukankah Jin Sung hari ini mengagumkan? Dia benar-benar terlihat seperti perwira polisi dan seorang wanita. gadis kecil kita itu sudah dewasa."


Jin Sung melihat keduanya, dia juga mendengar semua pembicaraanmereka. selanjutnyaJin Sung menelfon petugas Park, ia mengatakan kalau ia akan kembali bekerja besok.

"Hyunsung Medical Centre akan menyelidiki kasus Kang Chul Min. Mereka akan menemukan bukti bahwa dia dibunuh. Tetap saja itu adalah rumah sakit. Kita harus percaya dengan mereka."

1 komentar so far

Chingu ya,
Jadi malam itu emang Jin Sung nyelinapvya ceritanya, dan dia shock trus sakit gitu ta, trus ditolong ma Young Oh dan dilanjutin dibantu ma suk jong ya...ampe njelimat aku ngetiknya.
Jantungnya Jin Sung ada kelainan ternyata ya...
Tak kira cuma nightmare nya dis pas ditikam ma Young Oh.
Dasar...Jang Hyuk dgn muka angkuhnya emang cocok dot peran arogan.
Tapi walo peran ini sama ma peran doi di Thank You (sama2 jadi dokter), tapi keknya disini lebih ngedepanin kejeniusannya ya...
Gimana hari2 ramadhanmu chingu?
Ga kerasa bentar lagi 1 syawal...

Tolong tuliskan komentar ya.. biar lebih semangat ngrecapnya... ^^

Untuk mengetahui postingan terbaru bisa follow akun twitter @Diana_Recap
EmoticonEmoticon