Sunday, June 26, 2016

[Sinopsis] Beautiful Mind Episode 1


Dalam sebuah pesawat tiba-tiba seorang dari penumpang pingsan. Krue kabin mengumumkan pada semuanya bahwa merema memerlukan bantuan dari seorang dokter, seorang krue mendatangi kelas bisnis untuk menanyai salah satu penumpang disana apakahbenar penumpang tersebut seorang dokter.

Orang itu bertanya "kenapa kau bertanya?" tanpa menurunkan koran yang sedang dibacanya. Krue tersebut menjelaskan kalau ada seorang pasien yang membutuhkan penanganan medis. Orang itu tidak merespon.


Krue bertanya lagi benarkan orang itu adalah dokter karena di daftar nama penumpang yang ia miliki membenarkan kalau orang itu adalah seorang dokter. Lee Young Oh (Jang Hyuk) akhirnya menurunkan koran yang dibacanya dan menunjukkan wajahnya. Dia mengatakan kalau di pesawat itu bukanlah wilayah kerjanya. Krue menyerah dan berjalan menjauh.


Di Seoul, mobil polisi melintas diantara mobil-mobil mengejar sebuah motor. Polisi lalu lintas Gye Jin Sung (Park So Dam) yang duduk dibalik kemudia mobil, dia hampir saja menabrak bus. Rekannya, petugas Park berpegangan kuat-kuat sambil komat kamit. Petugas park tidak mengerti kenapa Jin Sung bersikeras mengejar pria itu padahal mereka sudah mencapai target perbulan minggu lalu.

Jin Sung tidak ingin sekedar menjadi polisi. Ia menjelaskan kalau dia ingin melindungi warga, Si pengendara motor tidak memakai helm.

Pengendara motor berhenti di depan Hyunsung Medical Center, Jin Sung juga menghentikan mobilnya di sana. Sebelum masuk menyusul pria tersebut, Jin Sung menyerahkan KTP nya pada petugas Park, dia sukarela menyerahkan diri karena sudah ngebut.


Didalam rumah sakit, Seorang politicus Kim Myung Soo (Ryu Seung Soo) sedang berpidato ke media tentang teknologi medis baru dukungan dari partainya. Politikus Kim mempunyai kemampuan yang menawan dalam menyampaikan pidatonya sehingga setelah ia usai menghasilkan tepuk tangan meriah dari media, tapi dokter yang hadir tidak merasa demikian.

Satu dari direktur rumah sakit, Direktur Kang Hyun Joon (Oh Jung Se), berterimakasih pada politikus Kim atas pembukaan pusat kardio-serebrovaskular mereka, dimana ini adalah jadwal kerja pertama Politikus Kim sebagai wakil sebuah partai.

Kemudian Direktur Kang mengenalkan politikus Kim pada dr. Lee Gun Myung (Heo Joon Ho) kepala pusat kardio-serebrovaskular yang kelihatan tidak tertarik dan ingin semua ini cepat-cepat berakhir. Saat Politikus Kim meminta bantuannya, Dr Lee menjawab kalau dia hanya mahir menangani pasien. Semua orang tertawa canggung. Direktur Kang menggarisbawahi bahwa Dr Lee tidak akan membuat ini mudah.

Direktur Shin berbicara pada Dr. Lee dalamperjalanan keliling rumah sakit. Ia menanyakan kenapa Dr. Lee tidak bisa sedikit  ramah pada politikus Kim. Dr. Lee mengatakan kalau para petinggi menjadikan mereka (dokter) sebagai peliharaan yang dengan mudah bisa dimanipulasi dengan uang. Direktur Shin mendesah, Dr Lee mengajak Direktur Shin untuk menua dengan martabat.


Selanjutnya, pria berotor tadi menyobek banner dan membawa besi penyangganya. Dia menerobos masuk ke ruangan dan mereiaki politikus Kim, ia mengancam akan mengungkapkan semua perbuatan politikus Kim. Ia ditangkap oleh bodyguard dan diseret keluar. Bodyguard yang lain mengamankan politikus Kim.

Jin Sung melihat saat pria itu diseret keluar (dia melihat bekas luka bakar di lengan pria itu). Mereka melewati Jin Sung begitu saja bukannya menyerahkan pria itu kepadanya.

Pria itu dimasukkan kedalam sebuah van dengan tangan terikat dan wajahnya berubah menjadi ketakutan saat pintu van ditutup dan van dijalankan.


Semua orang penasaran dengan identitas pria tersebut tapi politikus Kim mengatakan kalau identitas pria itu tidak penting. Yang terpenting adalah siapa yang ia pilih, Begitulah cara memainkan permainan

"aku sudah memberikan... kesempatan pada para wartawan untuk meliput. Bukannya menjadi calon presiden yang  tidak diingikan, Sekarang ini aku menjadi korban dari keganasan politik," Ujar Politikus Kim.

Direktur Shin meminta politikus Kim untuk segera menuju ke tempat Konferensi persnya dan Dr Lee yang akan menemani.

"Anda harus membatalkan konferensi persnya." Kata Lee Young Oh.

Semua orang menoleh menatapnya. Young Oh menyarankan agar Politikus kim mengosongkan semua jadwalnya. Semua tak menghiraukan Young Oh.

"Ada bom waktu... dikepalamu, Tuan Kim. Tik, tok...Tik, tok...Tik, tok." Jelas Young Oh.

Politikus kim mengira kalau Young Oh dari partai lawan. Kemudian Direktur Kang mengenalkan Young Oh sebagai dokter bedah baru.


Young Oh mengatakan kalau semuanya akan tahu kalau ia benar sebelum pintu lift nya terbuka. Pintu lift terbuka dan tidak ada apapun yang terjadi. Politikus Kim pun masuk ke dalam lift. Tapi Young Oh tetap melihat ke jam tangannya.

Pintu lift belum tertutup penuh namun terbuka lebar kembali. Politikus Kim roboh keluar dan terlihat sangat kesakitan.


Politikus Kim dijelaskan oleh Young Oh bahwa dikepalanya ada pembengkakan pembuluh darah hebat (Giant-aneurysm) yang disebut anurism selebral.

“Pembuluh darahnya akan sulit bekerja Dan kemungkinan besar akan pecah  saat melakukan operasi. Itu seperti bom waktu.” Jelas Young Oh.

Politikus Kim penasaran, bagaimana Young Oh bisa tahu, kan mereka baru bertemu kali ini. "Pendanganmu kabur. Kau kehilangan keseimbangan. Kau sering kali sakit kepala. selain itu, salah satu bola matamu membesar dan kelopak matamu meredup. Kau minum alkohol dan merokok secara teratur. semua ini adalah gejala yang ada pada pasien sebelum pembengkakkan pembuluh darahnya pecah." Jelas Young Oh.

Politikus Kim menanyakan apa yang akan terjadi dengannya selanjutnya. Young Oh mengatakan kalau politikus Kim akan mati saat dioperasi tau mungkin menderita infark (stroke akibat penyumbatan pembuluh darah), logoplegia (kelumpuhan indra bicara), kelumpuhan sebagian tubuh atau sekuele neurologi (kerusakan pada sel neuron) pasca operasi.

"Dengan senang hati... Saya menyarankan pada Anda untuk melakukan operasi bius local/live surgery." Lanjut Young Oh.


Berita ini menghebohkan rumah sakit. Walaupun ketrampilannya sangat mumpuni tapi mengoperasi seseorang yang memiliki jabatan tinggi akan menuimbulkan banyak pengawasan. Mereka semua khawatir, apa mungkin Dr. Lee akan menyetujuinya.

Benar saja, Dr Lee memang tidak menyetujuinya. Dr. Lee menjelaskan pada Direktur Shin bahwa tidak pantas untuk mengungkapkan profil pasien kepada khalayak umum hanya untuk kepentingan mereka. Tapi Direktur Shin penasaran apa ketidak setujuan Dr lee ini benar-benar demi pasien ataukah dikerenakan dokter yang menyarankan operasi tersebut.


Politikus Kim khawatir akan kehilangan pendukungnya jika mereka tahu kalau dirinya sakit. Young Oh memberitahu bahwa Politikus Kim lebih baik dikenal sebagai politikus yang selamat dari penyakit mematikan dari pada terkenal sebagai politikus yang positif menggunakan narkoba.

Young Oh menunjukkan Politikus Kim hasil tesnya, dimana itu menunjukkan kalau Politikus Kim positif mengkonsumsi kokain. Politikus Kim merasa diancan tapi Young Oh cuma memberi politikus Kim pilihan mau terungkap masalah narkobanya atau menjadi volunteer untuk operasinya yang bisa menumbuhkan dunia Medis di Korea.


Young Oh mendapat tandatangan persetujuan politikus Kim yang bersedia menjafi volunteer untuk live surgery. Dr. Lee menanyai Young Oh, kenapa tidak mendiskusikan dulu dengannya sebelum mengumumkan live surgerinya. Young Oh menjawab bahwa itu adalah kejutan darinya untuk Dr. Lee.

"karena sudah menunjuknya menjadi kepala pusat kardio-serebrovaskular, Ayah.." Ujar Young Oh sambil tersenyum.

Dr. Lee mengatakan bahwa dia sudah mendengar soal Young Oh dari profesor pembimbing di Amerika. Young Oh menghapus senyumnya sesaat, Dr. Lee melanjutkan kalau surat-surat pemberitahuan datang setiap rabu pagi.

"Seharusnya kau tahu, anakmu lebih baik dari orang lain. Kau akan melihat.. Dokter seperti apa aku ini." Jawab Young Oh.


Di kantor polisi, petugas Park menangkap Jin Sung yang selesai berpakaian necis. Petugas Park menggodanya, apa Jin Sung ada kencan. Jin Sung mengelaknya dengan tegas lalu menutup pintu lokernya dengan keras.

Jin Sung sudah keluar ruang ganti namun kembali lagi untuk menanyakan pendapat petugas park mengenai rambutnya, haruskah ia lipat di belakang telinga atau tidak. Yang kiri udah ia lipat di belakang telinga, masalahnya adalah yang kanan. AKhirnya ia melipatnya di belakang telinga.

Jin Sung sampai di restaurant dan menunggu temannya sampai berjam-jam. Restaurannya sudah mau tutup, dia kemudian mencari nomor seseorang yang tersimpan sebagai "satu botol lagi".

Tiba-tiba seorang Ahjushi menyenggolnya saat akan keluar restaurant jadinya ia malah tak sengaja memencet tombol dial.

Telfonnya diangkat namun ia bicaranya canggung banget, bahkan ia tidak menyebut mengenai makan malam mereka. Orang itu juga kemungkinan besar lupa. Jin Sung menelfon hanya untuk mengatakan "hai" lalu menutup kembali telfonnya karena ia tahu kalau yang ditelfon itu sedang sibuk.


Jin Sung duduk dibalik kemudi mobilnya, dia mengambil cincin dari tutup botol yang ada di tasnya lalu memakainya. Tiba-tiba sebuah minivan melintas dan melemparkan seorang pria dari dalam. 

Pria itu berdiri dan berjalan menuju mobil Jin Sung. Namun minivan tadi kembali dengan berjalan mundur dengan kecepatan penuh lalu menabrak pria tadi. Pria tadi terlempat ke kaca depan mobil Jin Sung sebelum akhirnya terpental ke tanah.

Jin Sung keluar untuk melihat jenis minivan yang menabrak. Ia melaporkan kejadian tadi pada petugas park. Kemudian dia berhenti kala melihat bekas luka bakar di tangan kanan pria tadi.

Lalu mata Jin Sung menelusuri tubuh pria tersebut, ia melihat gantungan kunci dengan foto pria tersebut dan seorang pemuda. Jin SUng menyadari bahwa Pria itu adalah pria yang membuat keributan di acaranya Politikus Kim.

Mulut pria itu bergerak dan perlahan berata "Tolong... Tolong jangan bunuh aku. Aku tidak akan memberitahu siapapun. Aku tidak akan... aku tidak akan memberitahu  siapapun."

Jin Sung kembali berbicara di telfon, dia mengatakan pada petugas Park kalau ini bukan kecelakaan mobil tapi pembunuhan.


Jin Sung mengikuti pasien yang akan dirawat di rumah sakit Hyesung, dia menyebutkan keadaan pasien saat ini. Saat dokter bertanya apa Jin Sung adalah wali dari pasien tersebut, ia berhenti untuk menunjukkan identitasnya. Tapi keduluan olah Hyun Suk Joo (Yoon Hyun Min) yang menjelaskan kalau Jin sang adalah perwira polisi, temannya.

Suk Joo memerintah yang lain untuk menyiapkan meja operasi segera. Jin Sang mengatakan kalau ini adalah kasus pembunuhan. Suk Joo malah terus menyuruh Jin Sung untuk menghubungi keluarga pasien.


Suk Joo tahu kalau Jin Sung kaget kesal, tapi tetap saja kalau Jin SUng berdiri di sini,  pasien akan bertambah parah. Suk Joo meminta waktu untuk mengurus pasiennya. Suk Joo lalu memberi Jin Sung uang receh.

"Minum air hangat dan tarik nafas 10 kali. Yang lainnya kami yang akan urus." Ucapnya.

Suk Joo sudah berbalik, ia baru menyadari kalau Jin Sung memakai cincin dari penutup botol, Jin Sung langsung menyembunyikan tangannya. Suk Joo kemudian ingat kalau mereka punya janji makan malam hari ini. Dia berjanji akan memenuhinya setelah operasi pasien ini membuat Jin Sung jalan dengan gembira.


Suk Joo menjelaskan kondisi pasien pada Young Oh, tapi Young Oh mendebatnyabahwa dengan pendarahan sebanyak ini, jika kita melakukan operasi selama 4 jam, 90% kemungkinan pasien akan mengalami kematian otak dan dia tidak bersedia melakukan operasi.

Suk Joo mengatakan kalau dia memiliki tangan yang terampil dan cukup baik untuk mengoperasi jantung, ia berjanji akan menghentikan pendarahann secepat mungkin. Young Oh berjanji akan mengingat kata-kata Suk Joo tadi dan ia berjalan menjauh.

Salah satu dari dokter muda, Lee Shi Hyun menyalak "Pasti menyenangkan menjadi ahli bedah saraf. Yang mereka lihat adalah otak, jadi mereka selalu menghitung biayanya. Hanya kekayaan dan kekuasaan yang kau permasalahkan, kan?"

Young Oh berhenti bukan karena kalimat Shi Hyun tapi karena siswa yang dibawa Jin Sung, dan matanya menangkap gelagat siswa itu, pegangannya yang erat pada tas dipunggungnya, dan Young Oh mengerutkan kening.

Jin Sung memperkenalkan siswa itu sebagai anak dari si pasien. Yang lain menanyai siswa itu diamana ibunya atau kerabat yang lain namun akan itu hanya diam saja lalu ia duduk di samping ayahnya. Suk Joo meminta Young Oh untuk mempertimbangkan kembali operasi pada pasien Kang Chul Min karena pasien juga belum mengalami kematian otak.

Young Oh hanya melihat anak itu dari jendela, ia memukul-mukul kaca jendela, "Pada akhirnya akan terjadi. Jika bukan di ruang darurat, di ICU. Jika bukan di ICU, maka di bangsal. Nafasnya akan melemah dan akhirnya mati. Hasilnya akan sama. Aku tidak tertarik dalam operasi ini."

Tidak ada yang bereaksi saat Young Oh berjalan pergi. Jin Sung maju mendekati Young Oh, ia mengenalkan diri sebagai perwira polisi.

"Menurut seksi 6.2 dari Undang-Undang Darurat Layanan Medis, seorang pekerja medis darurat harus mengobati pasien darurat dan tidak bisa menolak atau menghindar tanpa sebab. Seksi 60 dari Undang-Undang Darurat Layanan Medis. Orang yang melanggarnya akan dihukum  penjara selama 3 tahun. dan dikenakan denda sebesar 10.000 dolar. Tuan Lee Young Oh. Kau ditangkap karena melanggar UU Darurat  Pelayanan Medis. Aku harap ini menyadarkanmu." Kata Jin SUng sambil memasang borgol ditangan Young Oh.


Young Oh hanya tersenyum. Suk Joo mengatakan kalau Young Oh benar. Operasi NS (Sekuele neurologis/kerusakan pada sel neuron) dilakukan setelah operasi CS (Counterstrike/pembedahan langsung) tidak ada gunanya.

"Kita lakukan pembedahan jantung dan saraf secara simultan/bersamaan." Saran Suk Joo walaupun ia tahu kalau itu akan sulit tapi masih ada kemungkinan terjadi sesuatu yang baik.

"Tabel kematian (saat pasien meninggal di meja
operasi). Kemungkinan dia akan meninggal  saat operasi dilakukan." Jelas Young Oh.

Suk Joo mendesak, setidaknya mereka tidak menyerah. Young Oh akhirnya setuju dan berbalik ke Jin Sung dengan mengangkat tangannya yang terborgol dengan mata tersenyum menang.

Operasi gabungan dimulai. Operasi syaraf di otak berjalan dengan baik. Selanjutnya beralih ke operasi jantung untuk menghentikan pendarahan mereka harus menyelesaikan operasinya dalam 30 menit, ketegangan pun dimulai.


Jin Sung menunggu di luar dengan anak pasien. Siswa tersebut terus menghindar saat Jin Sung mencoba mendekat. Jin Sung mengambil satu earphone siswa tersebut lalu memakainya dan ternyata siswa tersebut tidak mendengarkan apapun.

"Kau ini anak yg suka melawan. au tidak ingin orang dewasa bicara denganmu? Aku tidak bisa memarahi anak orang lain. Sebaiknya Ayahmu sadar. Kau butuh seseorang untuk memarahimu. Aku benar-benar berharap dia sadar." Ucap Jin Sung.


Kembali ke ruang operasi. Ketegangan mereda saat operasi jantung berhasil dilakukan tepat waktu, sangat tepat waktu. Young Oh tetap melakukan tugasnya untuk di otak. Semua yang ada disana lega saat melihat jantung pasien kembali berdetak kecuali Young Oh.

Suasana berubah tegang kembali. Pendarahan kembali terjadi dan sangat cepat. Asisten Young Oh tak mengerti, kenapa tiba-tiba itu terjadi.

"Selanjutnya, dia akan mengalami PVC (Premature Ventricular Contraction)." jawab Young Oh.

dan benar saja pasien kemudian mengalami PVC.

"Dia akan mengalami fibrilasi ventrikel. Dia akan terkena serangan jantung." Lanjut Young Oh.

Dan itu benar terjadi. Suk Joo menggunakan defibrillator (alat kejut jantung) untuk memicu detak jantung pasien namun tidak mempan, dia memijit langsung jangtung pasien masih juga tidak berhasil.

"Waktu kematian... Tanggal 20 Juni. pasien Kang Chul Min. pukul 4:15 pagi." Umum Young Oh.

Selanjutnya Young Oh keluar, Jin Sang bertanya oprasinya berjalan lancar, kan? tapi Young Oh tidak menanggapinya, dia terus saja berjalan.


Suk Joo dan yang lain keluar tak lama kemudian, terihat kelelahan dan stress. SUk Joo mengatakan pada Jin Sung dan anak pasien bahwa pasien meninggal di meja operasi.

Suk Joo mendekati anak pasien dan membungkuk dalam. Anak pasien berjalan menuju ruang operasi dan memukul pintu operasi, dia menangis, suaranya tertahan di tenggorokan.

kemudian dia berbalik menatap ke semuanya, menggunakan tangannya untuk bahasa isyarat, "Kembalikan ayahku!".


Kematian Kang Chul Min memberikan impact yang dalam bagi semua orang yang terlibat. Suk Joo mendekati Young Oh di atap.

"Meskipun dengan bantuanmu, aku tetap tidak bisa menyelamatkannya. Tapi aku berterima kasih padamu, Sehingga aku bisa melakukan semua yang bisa kulakukan. sesuai yang aku janjikan. Terima kasih." Ucap Suk Joo.

Young Oh menjawab kalau dia melakukan operasi bukan karena Suk Joo atau karena percaya bahwa dia mampu menyelamatkan pasien itu.

"Aku sudah bilang padamu. Kemungkinan pasienanya selamat sangat tipis." lanjut Young Oh.

Suk Joo menanyakan alasannya.Young Oh menjawab kalau dia ingin melihat apa kemungkinan itu benar atau apakah keyakinan idealis Suk Joo yang benar, "Ini hanya  permainan Atau taruhan, Dan ada satu alasan lagi. Aku ingin melihat wajahmu. Aku ingin melihat ekspresi wajahmu yang percaya diri setelah permainan selesai.

Sayangnya, kali ini, Aku yang menang."


Kemudian Young Oh pergi melewati Jin sang yang sudah mendengar semuanya.

Dr. Lee mendengar bahwa pasien Young Oh meninggal di meja operasi. Di belakang Dr Lee ada foto dirinya yang memeluk anak laki-laki kecil.


Young Oh kembali ke ruangannya, disana ada Dr. Kim Min Jae (Park Se Young) yang membereskan mejanya. Young Oh mengembalikan semua barang-barangnya ke kotak, mengatakan kalau pastinya Min Jae juga sangat tahu kalau dia tak suka orang asing menata barang-barangnya.

Min Jae meras tersinggung, apa dia orang asing bagi Young Oh? , "Aku tahu. Aku menyukaimu dan yang pertama kali dan  mengajakmu kencan duluan. Aku bahkan tidak bisa memintamu kembali dari studimu di luar negeri. Kau meninggalkanku sendirian di sini selama lima tahun. Apakah Aku masih menjadi orang lain bagimu? Kita selesaikan saja semuanya sekarang. Kau seorang ahli bedah yang hebat yang sudah menarik perhatian di hari pertamamu. Tapi aku terlalu sibuk bekerja untuk bisa meneruskan hubungan ini."

"Aku pikir kau lebih sabar atas segalanya. Tapi aku senang bahwa kau tidak memiliki pandangan yang bagus. Kau bisa saja menggagalkan kejutannya."

Young Oh mengeluarkan kotak cincin dari kotak barang-barangnya, membukanya lalu.."Kim Min Jae. Menikahlah denganku."

Min Jae tersenyum dan Young Oh memakaikan cincin itu ke jari manis Min Jae. Young Oh mengatakan kalau mereka akan menjadi partner yang baik, "Aku tidak akan membiarkan wanita lain membuat jantungku berdebar seumur hidupku."


Di kantor polisi, Jin Sung frustasi dengan petugas Park karena tidak memutuskan kasus Kang Chul Min sebagai tabrak lari biasa padahal Jin Sung yakin betul kalau itu adalah kasus pembunuhan bermotif.

"Kita tidak bisa meminta penyelidikan tanpa adanya bukti yang kuat. Kita tidak memiliki rekaman CCTV untuk membuktikan kalau itu disengaja. Dia meninggal saat operasi berlangsung dan kau menyebutnya pembunuhan. Siapa yang akan percaya hal itu?"

Jin Sung melihat ke arah anak Kang Chul Min. Petugas Park mengatakan kalau anak itu akan dikirim ke panti asuhan karena tidak memiliki wali yang sah.

"Jangan terlalu kejam seperti itu. Dia terlihat seperti ingin mengucapkan selamat tinggal kepadamu." Kata petugas Park.

"Jika dia bertanya kepadaku siapa yang melakukannya dan kenapa, aku tidak bisa mengatakan apapun kepadanya! Bagaimana kalau dia bertanya, apa yang dilakukan seorang perwira polisi seperti aku pada saat itu?"

Jin Sung mengatakan pada petugas Park kalau dia mengajukan autopsi pada jenazah Kang Chul Min. Ia harus mencari tahu kebenarannya. Setidaknya itu yang bisa ia lakukan untuk anak Kang Chul Min.


Suk Joo tiduran di meja operasi memikirkan mengenai operasi Kang Chul Min. Dia mengingat-ingat semua langkah-langkah yang dilakukannya waktu itu untuk mengetahu apa yang salah. Dia teringat pengumuman waktu kematian Young Oh lalu Young Oh yang bilang kalau ini hanya sebuah game dan Young Oh yang memenangkannya.

Suk Joo bangkit, ia mencari Young Oh. Dia menemui dokter asisten Young Oh untuk menanyakan apa ada yang aneh saat operasi berlangsung. Dokter tersebut mengatakan kaau Young Oh bisa memprediksi bahwa pasien akan mengalami PVC dan selanjutnya memang benar terjadi pada pasien, seolah-olah Young Oh tahu apa yang akan terjadi pada pasien.


Suk Joo menemukan Young Oh, dia bertanya, "Bagaimana kau bisa begitu yakin? Dari awal, kau memprediksi hasilnya dengan sangat yakin. Dan prediksimu ternyata benar."

Young Oh tersenyum, "Apa kau benar-benar berpikir. kau bisa menemukan sesuatu dengan menginterogasiku?"

Young Oh mengingatkan Suk Joo saat seorang ahli bedah melakukan kesalahan atau sudah melakukan kesalahan saat operasi, tidak ada yang tahu kecuali jika ahli bedah itu sendiri yang  mengakuinya.


Suk Joo meminta suster untuk melihatkan video CCTV operasi namun semua video sudah dihapus. Kemudian dia menemui dokter dari di Laboratorium Patologi untuk menanyakan teorinya.

"Entahah, Aku tidak mengerti. Kau pasti tahu lebih banyak soal operasi itu  daripada aku. Kau berada di ruang operasi bersamanya." jawab dokter

Selanjutnya Suk Joo menemui Asisten manager Chae. asisten Manager Chae menjelaskan kalau

"Pasien meninggal di mejamu. Jadi, kenapa kau bersikap ragu? Kalau keluarganya tahu, mereka akan segera mengajukan gugatan."

"Pak. Dia bahkan tidak punya keluarga  yang akan mengajukan keluhan. Satu-satunya keluarga yang dia miliki adalah seorang anak yang bahkan tidak bisa berbicara."

"Polisi akan melakukan otopsi karena dia seorang korban kecelakaan mobil. Kalau ada kesalahan, kau akan tahu saat hasil otopsinya keluar. Kita bersabar saja."


Di ruang otopsi, seorang pria meletakkan jantung manusia ke dalam pot berisi cairan. Ji Sung mendapat laporan otopsi bahwa pasien meninggal murni karena kecelakaan mobil.

Young Oh keluar dari ruangannya dan berpapasan dengan ayahnya. Dr. Lee menyambut Young Oh hangat dengan mengatakan kalau kamar Young Oh masih sama seperti sebelumnya dan menggarisbawahi bahwa semua orang ingin tahu operasi bius lokal Young Oh jugaoperasi kolaboratif  pertama Young Oh.

"Aku mengerti."

"Saat kau menarik perhatian lebih banyak orang yang..."

"Ayah. Aku tidak tertangkap."


Petugas Park memberitahu Jin Sung bahwa dia mendapat informasi mengenai kendaraan, itu kendaraan sewa ilegal jadi tidak mungkin untuk melacak pengemudinya.

Jin Sung tidak sengaja terkena air panas di tangannya saat akan membuat ramen. Dia menyadari tentang bekas luka bakar Kang Chul Min tapi itu tidak ada di tubuh pasien saat otopsi.

Jin Sung bergegas kembali ke rumah sakit, namun jenazah pasiensudah di kirim ke tempat kremasi atas perintah dari anak korban.

Jin Sung semakin kuat menduga kalau tubuh pasien di tukar di rumah sakit, kemudian dia melihat CCTV ruang jenazah dan melihat seorang dokter masuk ke ruangan untuk mengeluarkan jenazah Kang Chul Min dari dalam lemari penyimpanan.

Jin Sung menunggu sampai dokter itu memperlihatkan wajahnya, dan dia terkejut saat melihat dokter itu berbalik menatap kamera dengan tersenyum. Dokter itu adalah Young Oh.


Sore itu juga, Jin Sung ke ruangan Young Oh setelah diberitahu bahwa video operasi Kang Chul Min dihapus karena terjadi eror. Kebetulan Young Oh tidak ada di ruangan jadi ia bisa dengan mudah masuk ke dalam. Di Komputer Young Oh, ia menemukan salinan video operasi yang dicarinya.

Young Oh kembali ke ruangannya, "Apa yang kau lakukan di sini?" saat melihat Jin Sung duduk di kursinya.

Young Oh menutup pintu lalu mendekati Jin Sung. Jin Sung bertanya, apa sebenarnya yang Young Oh lakukan selamaoperasi berlangsung, Young Oh malah mengusap bibir Jin Sung dengan jempolnya.

Jin Sung malanjutkan, ia mengatakan dugaannya bahwa Young Gon sengaja membunuh pasien lalu menukar jenazahnya. Young Oh mendesak lehernya (seperti mencekik) lalu mengeluarkan pisau bedah dari tangannya yang lain.

Jin Sung melotot ketakutan saat Young Oh mulai mengaangkat pisaunya. Jin Sung berteriak "tidak!" dan Young Oh menikamnya dengan pisau bedah itu.

1 komentar so far

Chingu ya,
Aku suka ma Jang Hyuk sejak Thank You, terlepas dr masa lalu dan skandal cinta or wamilnya, Jang Hyuk bagiku adalah sosok aktir yang ambisius.
Cukup total memainkan perannya, tapi sayang, drama sebelum ini ratingnya kurang bagus, begitupun yang ini, padahal jalan ceritanya lumayan loh utk drama dgn tema kedokteran.
#delusi_ngelantur, hehehe.
Aku dah nebak juga kamu ga akan ngambil doctors nya PSH, cause dlm list rekapan dramamu belum ada dia kayanya, correct me if I'm wrong.
Dan aku pun lagi ga da semangat buat nyari rekapan doctors ini di blog sebelah krn pengen nonton dvd nya ajah...
So..aku nikmatin beautiful mind ini dulu deh, mudah-mudahan ratingnya makin naik..
Eps.1 ini Young Oh kayanya arogan yah, dan cocok banget dibawain ma JH.
Tapi yang bikin aku ga greget itu si Leadfemale nya... Aktingnya itu loh..apa krn baru mulai ya..
Tak liat yang eps selanjutnya deh.
Ega ya, hwaiting!!!
(miss u 2)

Tolong tuliskan komentar ya.. biar lebih semangat ngrecapnya... ^^

Untuk mengetahui postingan terbaru bisa follow akun twitter @Diana_Recap
EmoticonEmoticon