Monday, March 21, 2016

[Sinopsis] Mood Of The Day Part 1


Kim Jae Hyun (Yoo Yeon Seok) sedang jogging, seorang wanita mendekatinya. Waniita itu bertanya, apa Jae Hyun sibuk karena belakangan ini gak ada kabar. Jae Hyun mengajaknya makan malam kalau begitu. wanita menjawab kalau ia sudah punya pacar.

“Baiklah. Kabari aku kalau sudah putus.” Jawab Jae Hyun lalu.

Beralih ke kesibukan di kota Seol. Seorang sedang menelfon, dia adalah Asisten Manager Hong (Kim Seul Gi). AM (Asisten Manager) Hong mengabarkan kalau agensi Kang Jin Chul masih belum bisa menghubungi Jin Chul, Jin Chul tidak menjawab telpon dan pesan, Bahkan ke kantor pun tidak.

Seseorang di dalam mobil juga sedang mencari-cari Kang Jin Chul, ia hampir gila karena jin Chul menghilang, dia adalah Sunbae Kang (Jo Jae Hyun). Sunbae kang berpesan ditelfon, jika ada yang mencarinya bilang saja kalau ia tidak ada. Kemudian Jae Hyun menelfonnya. 


Satu lagi, seorang wanita yang tengah berjalan santai menuju kantornya sambil menikmati kopi. Dia adalah Bae Soo Jung (Moon Chae Woon). Namun tiba-tiba sebuah bola basket menghantam kepalanya tanpa permisi, ia pun jatuh tersungkur ke trotoar. Tapi tanpa menunggu lama ia langsung berdiri dan lanjut berjalan seolah tak terjadi apa-apa.


Sampai dikantor, mantelnya kotor karena ketumpahan kopi dan hak sepatunya patah serta rambutnya berantakan, tapi itu tak menyurutkan semangatnya untuk tetap bekerja di komputernya.


Di komputernya, ia membuka berita mengenai Kang Jin Chul Si Superstar Basket yang akan bergabung dengan NBA. 


AM Hong datang membawa tas belanjaan. AM bertanya, pria macam apa yang melempar bola basket ke kepala Soo Jung (Ketua Tim). Soo Jung tak tahu, ia terlalu malu untuk berbalik tadi.

Lalu Soo Jung menanyakan apa tanggapan agensi Jin Chul, tapi sayang karena AM Hong masih belum bisa menghubungi pihak agensi.

“Dept. Store harus tahu kalau Kang Jin Chul tidak bisa dihubungi. Presentasi kita gimana?” Tanya AM Hong.


Soo Jung menjawab kalau ia sudah melakukan yang terbaik. Tiba-tiba laptop Soo Jung mati membuat AM Hong kaget. AM Hong menyuruh ketua Tim-nya itu untuk membeli yang baru karena kejadian matinya laptop bukan hanya sekali ini saja. Tetapi Soo Jung enggan karena laptopnya masih bisa digunakan.

AM Hong menasehati, Soo Jung kan gak tahu kapan laptopnya akan kambuh lagi, lagi pula Soo Jung juga sudah memakai laptop itu lama sekali.

Soo Jung mengalihkan pembicaraan, ia menanyakan apa AM Hong membawa apa yang ia minta.


Lalu mereka di toilet. Soo Jung agak gimana gitu dengan warna baju pilihan AM Hong.

“Pink kan warna cewek! Pink! Pink!” Jawab AM Hong.

Lalu AM Hong menunjukkan sepatu pilihannya yang menurutnya juga bagus dan Kesannya seksi sekali.


Jae Hyun sampai di kantor Agensi, ia berbicara dengan Sunbae Kang di telfon. Seseorang mengikutinya, ia mengatakan kalau keadaan di Busan sedang kacau akibat ulah pemain yang passing-nya bagus itu. Jae Hyun mengerti dan berjanji akan mengurusnya.


Jae Hyun masuk kedalam, Sunbae Kang memintanya untuk bergegas karena akhirnya mereka menemukan Jin Chul.


Soo Jung bergesa-gesa ke suatu tempat, sepatu barunya membuat jalannya gak nyaman. Kemudian sahabatnya (Byeong Hee) menelfon, mengabarkan kalau ada masalah dengan Yoon Ju (sahabat lain mereka). Soo Jung sebenarnya sibuk tapi ia mau menyempatkan waktunya untuk bertemu dengan mereka.


Jae Hyun dan Sunbae Kang naik escalator turun dan Soo Jung naik ke atas, mereka berpapasan. Jae Hyun menatap Soo Jung.

“Tangkapan yang bagus. Ya, kan?” tanya Sunbae Kang.

Jae Hyun tersenyum dan menyenggol kopi Sunbae sampai mau tumpah.


Soo Jung sampai di tempat kafe tenpatnya janjian dengan kedua sahabatnya. Yoon Ju gak mau mengatakan masalahnya sebelum Soo Jung datang.


Jae Hyun membeli 2 tiket kereta ke Busan ke petugas. Sunbae kang bertanya pada Jae Hyun, apa Jae Hyun bersama wanita itu?

Petugas menyela, ia mengatakan kalau tempat duduknya terpisah. Jae Hyun tidak keberatan.

Pertanyaan yang tadi belum dijawab sama Jae Hyun, tapi Sunbae Kang sudah bertanya lagi, apa Jae Hyun tidur dengan wanita itu. Jae Hyun hanya tersenyum.

Petugas menatap tak suka pada keduanya karena membicarakan hal begituan di depan umum. Ia menyela lagi, kalau yang tempat duduk yang kosong berbeda gerbong. Jae Hyun juga tidak keberatan.

“Beneran kau tidur dengannya?” Tanya Sunbae Kim.

“Jadi, kau tertarik padanya.” Jae Hyun menyimpulkan.

Sunbae Kang menggeleng tidak, bukan itu maksudnya tapi raut mukanya menunjukkan jawaban sebaliknya.


Dua tiket kereta ke Busan sudah siap. Jae Hyun berterimakasih pada petugas, bahkan dengan menyebutkan nama si petugas (melihat di name tag). Petugas merasa tersanjung dan tersenyum lebar tapi saat Sunbar Kang meniru Jae Hyun si petugas malah cemberut.


Sunbae Kang menyusul Jae Hyun, ia protes, kenapa yang dilakukan Jae Hyun selalu saja berhasil. Jae Hyun hanya bisa tersenyum menanggapi Kata-kata Sunbaenya itu.


Yoon Ju menunjukkan cincinnya. Hal itu mengejutkan sekali. bagaimana bisa? padahal Yoo Jung dan pacarnya baru pertama kali jumpa.


“Yang sudah bertahun-tahun saja gagal, Soojung saja belum...” Balas Yoo Jung tapi terpotong karena Byung Hee memukul lengannya. Takut Soo Jung tersinggung.

Soo Jung mengembalikan suasana, ia mengucapkan selamat pada Yoo Jung dan memintanya untuk bercerita gimana sih pacarnya itu.


Yoo Jung mengatakan kalau mereka pasti mengenal pacarnya itu karena mereka dulu satu SMA dengan pacarnya. Byung Hee semakin tertarik siapa namanya?

“Min Seo. Oh Min Seo.” Jawab Yoo Jung.

Byung Hee menyemburkan kopi yang diminumnya sementara Soo Jung diam kaya patung.

Byung Hee kemudian berkata kalau ia tidak mengenal Min Seo dan menyenggol Soo Jung untuk mengatakan hal yang sama. Soo Jung mengikuti aba-aba Byung Hee.

Lalu Byung Hee menyuruh Soo Jung untuk cepat-cepat pergi karena katanya tadi mau ke Busa. Soo Jung pun segera pergi dari sana.


Sunbae Kang membaca ramalan zodiac di koran. Ramalan Zodiak Sunbae Kang mengatakan untuk kembali jika  tidak mau mengalami kesulitan. Sedangkan Ramalan untuk Zodiak Jae Hyun sebaliknya, mengatakan bahwa Jae Hyun mempunyai kesempatan dalam hidupnya. Sunbae Kang senang, ia menyuruh Jae Hyun untuk menemukan Jin Chul, harus!

Sunbae mengeluh lagi kenapa semua hal berjalan baik untuk Jae Hyun. Kemudian Jae hyun melemparkan gelas kopi kosong ke tong sampah dari jarrah jauh dan masuk. Sunbae Kang meniri Jae Hyun tapi ia gagal.


Ahjumma tukang bersih-bersih memergoki Sunbae Kang yang tidak membuang sampah pada tempatnya. Sunbae Kang takut dengan tatapan galak Ahjumma langsung mengambil gelas kopinya dan memasukkannya ke tong sampah secara manual.


Soo Jung melihat ke tiketnya lalu masuk ke dalam kereta.

Jae Hyun juga, ia memberikan satu tiket ke Sunbae Kang.


Soo Jung duduk di bangku, Byung Hee mengiriminya pesan. Mereka membahas mengenai Oh Min Seo yang ternyata adalah cinta pertama Soo Jung. Soo Jung takut, jangan-jangan Byung Hee mengatakan hal itu pada Yoo Jung.

"Tidak. Apa perlu aku bilang?" tanya Byung Hee.

"Mati kau, kalau sampai dia tahu." Balas Soo Jung.

"Dia tidak bilang apa-apa saat putus dulu. Bagaimana bisa dia menikah begitu saja?"

"Itu kan takdir mereka.."


Soo Jung bersandar dan menatap ke luar. Seseorang pria duduk di sampingnya, Pria itu adalah Jae Hyun. Kereta berangkat. Soo Jung sepertinya gak nyaman harus duduk berdampingan dengan pria, ia terus-terusan bergeser agar tak bersentuhan dengan Jae Hyun.


Soo Jung terus menatap ke luar. Jae Hyun jadi penasaran apa ada hal menarik di luar, ia bahkan sampai mendekat ke Soo Jung agar bisa lebih jelas menatap ke arah yang sama dengan Soo Jung. 


Jae Hyun mengeluarkan sandwich dari dalam tasnya, ia mau membaginya dengan Soo Jung tapi Soo Jung tak bisa begitu saja menerima makanan dari orang yang tak ia kenal.

“Orang asing bagaimana? Kita kan tetangga. Tempat duduk.” Paksa Jae Hyun.

Akhirnya Soo Jung menerimanya. Ia berusaha makan seanggun mungkin. Jae Hyun terus memperhatikannya,

“Enak, kan?” tanya Jae Hyun.


Soo Jung mengangguk setuju. Lalu Jae Hyun menanyakan pertanyaan lain.

“Mau pergi kemana?”

“Busan.”

“Sendiri?”

“Aku juga.”

Jae Hyun menyebut ini adalah takdir. Soo Jung tak setuju, Karena baginya lebih pantas untuk menyebut ini adalah kebetulan.


Soo Jung tersedak sampai batuk-batuk. Ada Ahjumma penjual lewat, Jae Hyun mau beli tissue tapi AHjumma gak punya. Soo Jung mau susu rasa pisang tapi AHjumma gak punya, kopi susu juga gak punya.

Kemudian Soo Jung mencari-cari mungkin ada yang bisa ia minum. Tapi telfonnya berbunyi, Dari ‘Dong Wook Oppa ♥’.


Jae Hyun yang pertama nyadar kalau ponsel Soo Jung berbunyi, ia memberitahu Soo Jung. Saat Soo Jung melihat siapa yang menelfon ia langsung senang. Soo Jung permisi untuk mengangkat telfonnya.

Tapi Ahjumma yang nyebelin gak mau ngalah, ia mendorong rak dagangannya hingga mengenai Soo Jung membuat Soo Jung jatuh tapi masih untung karena ia jatuh ke pangkuan Jae Hyun.


Soo Jung buru-buru berdiri lagi dengan canggung. Ahjumma minta maaf tapi gak tulus. Soo Jung mau protes tapi Jae Hyun mengingatkannya kalau ia sudah mengangkat telfon tadi.

Soo Jung lalu berjalan ke pojokan (tempat khusus untuk penyandang cacat yang saai itu tengah kosong). Jae Hyun tersenyum menatap Soo Jung.


Soo Jung melanjutkan bicaranya pada Oppa-nya/pacarnya. Soo Jung bercerita banyak mengenai apa yang menimpanya hari ini, tapi Oppa menyelanya, Oppa minta dibelikan laptop.

Soo Jung langsung gimana gituu,, ia mengingatkan Oppa kalau hari ini ia ada perjalanan bisnis ke Busan.

“Ah.. baiklah kalau begitu.” jawab Oppa yang kemudian mengakhiri percakapan karena sedang sangat sibuk.


Soo Jung pun menutup telfonnya. Tepat saat itu kereta berhenti dan pintu terbuka, Soo Jung menghela nafas berat.


Sementara itu, Jae Hyun menggunakan kesempatan berhentinya kereta untuk membeli sesuatu di minimarket.


Kereta kembali berjalan. Di depan Soo Jung sudah ada susu pisang. Soo Jung terkejut sedangkan Jae Hyun tersenyum.

Soo Jung bertanya, apa maksud jae Hyun dengan memberinya susu pisang?

“memangnya kenapa?” tanya Jae Hyun balik.

“Aku sudah punya pacar.” Tegas Soo Jung.

Jae Hyun mengerti.


Jae Hyun menutup matanya. Soo Jung mengambil susu pisang dihadapannya lalu meminumnya. Ternyata Jae Hyun hanya pura-pura tidur, ia berkomentar..

“Akhirnya minum juga setelah mengatakan tadi. Apa ini artinya Oke? Tidak ya?”

Soo Jung meninggikan suaranya,,”tentu saja Tidak!”. Lalu ia mengembalikan susu pisang yang sudah diminumnya.

Jae Hyun bilang tidak apa-apa ambil saja karena ia menyukai Soo Jung apalagi… ia menyentuh pahanya,,”Sentuhan tadi”.


Soo Jung kipas-kipas kepanasan. Jae Hyun puas telah berhasil menggoda Soo Jung.


Soo Jung ingin meluruskan semuanya, ia menjelaskan kalau ia tidak suka tipe orang yang terlalu blak-blakan seperti Jae Hyun.

“Ah.. jadi sebenarnya bukan karena pacarmu, tapi karena aku bukan tipemu. Aku suka kejujuranmu.” Balas Jae Hyun.

Kalu begitu Jae Hyun juga akan berkata jujur. Hari ini… kalau Soo Jung setuju, ia ingin tidur dengan Soo Jung.

Soo Jung tak bisa berkata apa-apa setelah mendengar kejujuran Jae Hyun, ia celingukan mencari tempat duduk yang kosong. Jae Hyun manambahkan kalau ia tersentuh melihat Soo Jung. 


Soo Jung tidak bisa membiarkan percakapan ini berlanjut. Ia memilih untuk pindah tempat duduk. Tapi belum lama ia duduk sudah ada penumpang yang mengusirnya karena itu tempat duduk mereka. Hal itu terjadi berkali-kali setelah ia pindah-pindah. Jae Hyun hanya senyam-senyum aja lihat Soo Jung yang terus pindah-pindah gitu.


Sampai pada akhirnya, Soo Jung harus duduk di sebelah preman. Maka Soo Jung pun kembali ke tempat duduknya semula. 

Tapi ia membuat perjanjian dulu dengan Jae Hyun, tak boleh ada yang bicara sampai mereka sampai ke Busan. Jae Hyun setuju dengan menambahkan kalau siapa saja yang mengajak bicara duluan maka harus mentraktir makan. Soo Jung diam saja tanda setuju.


Seseorang menelfon Soo Jung, Soo Jung mau mengangkatnya, ia menyenggol-nyenggol kaki Jae Hyun supaya Jae Hyun mau minggir dulu karena ia mau keluar. Tapi Jae Hyun terus menggodanya, ia menggunakan Bahasa isyarat kalau Soo Jung harus bicara dulu. Soo Jung kesal dengan kelakuan Jae Hyun ini.

Jae Hyun tersenyum puas lalu menggeser kakinya agar Soo Jung bisa lewat.


Soo Jung mengangkat telfon dari Byung Hee. Kabar akan menikahnya Yoo Jung membuyarkan semua prediksi Byung Hee, ia kira diantara mereka bertiga Soo Jung lah yang akan pertama menikah karena sejak kuliah dulu Soo Jung yang paling banyak dikejar cowok.

“Hey, jangan bahas itu lagi, sekarangpun masih banyak yang ngejar. “ Balas Soo Jung.

Byung Hee tertawa mengejek. Soo Jung mengatakan kalau ia serius, bahkan pria yang duduk disampingnya aja ngajak tidur bersama. Byung Hee tak percaya mendengarnya.

Tiba-tiba kereta bergetar, Soo Jung hampir jatuh. Ternyata kereta mengalami kerusakan/sejenisnya yang mengharuskan untuk berhenti mendadak.


Soo Jung akan kembali ke kursinya, ia mendengar Jae Hyun bicara di telfon yang membahas mengenai Kang Jin Chul. 


Saat mereka sudah kembali duduk bersama, Soo Jung mau mengonfirmasi apa yang ia dengar tadi. Ia bertanya pada Jae Hyun, apa Kang Jin Chul yang disebut Jae Hyun tadi adalah si pemain basket Kang Jin Chul?

“Kau mau traktir aku makan?” tanya Jae Hyun.

“Kau mau bertemu Kang Jin Cheol di Busan?”

“Makan..”

Soo Jung mengerti, ia setuju untuk nraktir Jae Hyun dan sebagai balasannya ia menyuruh Jae Hun untuk menjawab pertanyaannya. 


Kali ini Soo Jung sudah dapat kartu nama Jae Hyun, ia menghubungi AM Hong untuk memastikan identitas Jae Hyun. AM Hong mengatakan kalau nama agensi dan kontaknya sama. AM Hong malah ribut, dimana Soo Jung bertemu dengan Jae Hyun. Soo Jung menutup telfonnya.


Jae Hyun juga selesai menelfon, ia memperoleh informasi kalau mereka ada di stasiun Miryang sekarang dan ia mengajak Soo Jung turun.

“Disini?” ulang Soo Jung.

“Kau kan mau minta tanda tangan Jin Chul. Bukannya itu penting?”

Soo Jung bingung. Jae Hyun yang buru-buru mengira kalau Soo Jung tak begitu ingin tanda tangan Jin Chul, akhirnya  ia turun duluan,,”sampai ketemu lagi, jika itu takdir kita.”


Soo Jung mau mencegah tapi ragu, kemudian ia mengambil tasnya di bagasi. Kemudian Jae Hyun berbalik untuk menarik Soo Jung turun bersamanya.


Soo Jung mengikuti Jae Hyun berjalan menyusuri rel kereta. Tapi ia kesulitan berjalan karena menggunakan sepatu hak tinggi.

“Tapi kalau kita pergi, apa kita bisa ketemu dia?” Tanya Soo Jung.

Jae Hyun yakin kalau mereka bisa bertemu Jin Cheol.


Sunbae Kang di toilet saat kereta berhenti dan sialnya lagi, tissue toiletnya tinggal selembar. Kemudian ada getaran dan keretanya kembali berjalan.


Soo Jung diluar juga melihat kalau kereta sudah berjalan lagi namun ia tak bisa mengejarnya. Kayaknya ia menyesal sudah mengikuti Jae Hyun turun.

****

Bersambung Ke Part 2,3,4

3 komentar

Mimin tau bgttt..... Yg direcap semua yg sy tunggu :')))
Gomawooyo..

Chinggu ya,
Udah hampir dua hari ga mampir (ada acara soalnya) ternyata udah ada film keren...
Belum baca sih, tapi penulis skenario nya kalo ga salah Min apa~ gitu yang juga nulis architecture 101 sama my love,my bride maka visa dikatakan film ini jaminan kayak tonton deh, apalagi Min jagganim ini spesialisnya emang romcom gini...
Diriku nyemangatin kamu dulu deh, ntar pasti tak baca...
Ega ya,hwaiting!!!

Hahai..gara2 ada yg ngerecap jd kepo..nonton deh ini..trnyt udh ada indosub nya..makasih Diana Ega

Tolong tuliskan komentar ya.. biar lebih semangat ngrecapnya... ^^

Untuk mengetahui postingan terbaru bisa follow akun twitter @Diana_Recap
EmoticonEmoticon