Tuesday, November 10, 2015

[Sinopsis] Falling for Challenge Episode 1

Xiumin sebagai Na Do Jeon
Kim So Eun sebagai Ban Ha Na
Jang Yu Sang sebagai Nam Gong Dae
Jang Hui Ryeong sebagai Ki Yeo Woon



Na Do Jeon sedang dalam wawancara

Q : Pertanyaan mengenai maslah make up

Do Jeon : jika aku memakai make up? Mereka tidak akan melihatku sebagai manusia, tetapi sebagai pelawak. Anank-anak menyukainya tapi tidak tidak keterlaluan.

Q : bagaimana perasaanmu ketika orang tertawa?

Do Jeon  : Bagaimana mengatakannya ya.. Hmmm Ada semacam perasaan ini. Perasaan di mana kau menjadi .. lebih bahagia?

Do Jeon adalah seorang badut


Do Jeon  : aku pernah bermimpi menjadi seorang comedian. Aku pikir membuat orang tertawa itu adalah hal yang keren.

Do Jeon mengikuti audisi pelawak tapi ia tidak diterima, kemntar juri: “kau sangat antusias, tapi kau harus tahu apa yang mampu kau lakukan dan papa yang ingin mampu kau lakukan”

Do Jeon : ada saat-saat seperti itu. ketika kau merasa seperti kau ingin melakukan sesuatu dengan baik tak peduli bagaimanapun itu tetapi kau tidak bisa. Seperti ketika seluruh dunia bersinar cerah tapi hanya di sekitarku yang gelap. Saat itu, aku pertama kalinya melihat wanita itu.



Setelah selesai audis Do Jeon melihat Ban Ha Na yang sedang berdebat dengan petugas.

Do Jeon : Itu hal yang langka. Dia terlihat menonjol di antara yang lainnya.

 Sekarang giliran Ban Ha Na yang melakukan wawancara



Ha Na : Kerja paruh waktu untuk menjual tiket? Kau hanya perlu tiga hal. Stamina, penyewaan dan waktu luang. Seperti permen karet. Aku juga mengajar beberapa anak. Itu disebut Kelas Mimpi untuk murid menengah yang tidak mampu menghadiri kelas privat bahasa Inggris dan Matematika. Bagi kami, karena khawatir mengenai biaya, terima kasih karena itu, aku bahkan mendapatkan beasiswaku.



Ha Na : Dan, seingatku... Menangkap serangga di tempat berkemah, membangunkan orang, ah! Aku sempat bekerja untuk orang yang tidak bisa menggosok tiket loterenya sendiri. Setelah aku mengumpulkan cukup uang? Aku akan membeli mobil yang benar - benar bagus. Itu disebut truk makanan.



Ha Na mengikuti marathon. Ki Yeo Woon  merekamnya sambil menanyainya, kelihatannya ha na menyukai anggur beras (karena ia mengambil segelas yang disiapkan panitian). Ha Na tak menjawabnya, ia hanya melambaikan tangan.

Pertanyaan selanjutnya, kenapa Ha Na mau melakukan marathon. Karena Ha Na menyukainya jadi ia mencobanya. Ha Na melarang Yeo Woon  untuk terus menanyainya, ia hampir kehabisan nafas.



Di pos selanjutnya, Ha Na kembali mengambil anggur beras, tapi ia tak sengaja memuntahkannya dan itu mengenai salah satu dosen (pegawai yang sangat berpengaruh di kampus). Ha Na minta maaf kemudian berlari berlawanan rute marathon, Dosen tadi mengejar Ha Na.



Ha Na sampai di gedung, ia mencoba membuka semua pintu dan hanya ada satu yang tak terkunci. Di dalamnya ada Do Jeon yang sedang berlatih dengan memakai kostum badut. Ha Na menyuruhnya diam.

Saat dosen masuk ke dalam ruangan itu Ha Na bersembunyi dan Do Jeon melindungi Ha Na. ia bersandiwara seolah-olah Ha Na berlari keluar.



Do jeon menunjukkan trik sulapnya, mengubah air putih biasa menjadi air es lalu memberikannya pada Ha Na. do jeon tak mengatakan apapun ia melakukan pantomime. Ha Na mengundangnya untuk bergabung dengan clubnya. Namanya “one more”. Do Jeon sok jual mahal.

“Yah, meskipun bukan kau,  kami punya banyak orang yang telah mengunggu lama untuk bergabung dengan kami” balas Ha Na.



Lalu Ha Na menengok keluar dan ternyata, dosen masih ada di luar, Do Jeon juga ikut mengintip. Ha Na berbalik, keduanya saling menatap.

Do Jeon : 15 cm, jarak diantara kami. Keringatnya tercium seperti parfume. Hatiku tiba-tiba berdetak terlalu cepat.  Kenapa begitu?

Lakukan selagi kita bisa. Itu slogan klub kami” kata Ha Na.

Do jeon masil melongo dengan mata melotot. Ha Na menyuruhnya jangan salah paham, karena ini bukan berarti kalau ia ingin menempel pada Do Jeon. Do Jeon hanya mengangguk. Ha Na kemudian pergi, Do jeon menatapnya sampai Ha Na tak terlihat.



Ha Na melihat hasil rekaman Yeo Woon juga ada rekaman saat Ha Na dimarahi dosen (mereka menjulukinya Bulldog). Ha Na kesal karena Yeo Woon tak membantunya malah asyik dengan filmnya. Yeo Woon malah mengeluh, seharusnya film dokumenternya bisa selesai kalau ia bisa merekam seluruh kejadian itu.

“apa dokumentermu yang menjadi masalah?!” bentak Ha Na.
“Lalu apa?” tanya yeo Woon.
“Hadiahku!!!”

Ha Na bertekad untuk ikut pelatihan khusus besok dan seterusnya untuk marathon anggur beras.



Kemudian Bulldog datang. Ha Na sudah panik, tapi Bulldog mengatakan untuk melupakan hal yang sudah berlalu. Ha Na akhirya tersenyum. Bulldog kemudian menyuruh mereka pindah. Ha Na menanyakan alasannya.

kenapa? Bukankah aku sudah pernah mengatakannya? Bahwa aku akan membersihkan semua klub yang tidak aktif. Kau ingat, kan? Pasti kau ingat. Terutama club yang tidak memiliki anggota yang cukup dan hanya ngerumpi sambil mengunyah cumi-cumi kering” Jelas Bulldog.

Yeo Woon membantah kalau mereka sudah mencoba yang terbaik untuk mengumpulkan anggota. Bulldog mengejek, mana ada orang waras yang mau bergabung dengan club mereka.

“Tapi pak kepala, meskipun kali tidak memiliki banyak anggota, dengan melihat kami dalam perspektif yang biasa seperti itu tidak..” bela Ha Na.

Tapi bulldog memotongnya ia tak mau repot. Pokoknya club Ha Na harus pindah. Bulldog akan pergi.



Do Jeon muncul di depan pintu. Ha Na lalu merangkulnya dan mengatakan kalau Do Jeon adalah anggota baru club mereka. Do Jeon menyapa Bulldog atas perintah Ha Na. ha Na mengatakan kalau ada banyak orang yang mau bergabung dengan Clubnya.

Bulldog bertanya pada Do Jeon apa ia benar-benar anggota club Ha Na? Do Jeon bingung, Ha Na membenarkan, dan menambahi kalau ada lagi yang masih dalam perjalanan ke sana.  Bulldog menyuruh Ha Na untuk diam dan menyuruh Do Jeon menjawab

“Ya … Itu benar … aku anggota dari club One More .. “ jawab Do Jeon.


2 komentar

wah akhirnya keluar, ditunggu post selanjutnya hehe...
fighting author :) :*

Tolong tuliskan komentar ya.. biar lebih semangat ngrecapnya... ^^

Untuk mengetahui postingan terbaru bisa follow akun twitter @Diana_Recap
EmoticonEmoticon