Saturday, November 28, 2015

Because Its’s The First Time Episode 8 [Part 1]

-=Bagian 20 : Kamu Bersamaku..=-



Tae Oh menelfon Song Yi yang sekarang ada dalam bis menuju terminal. Tae Oh menyuruhnya menunggu disana karena ia akan ikut Song Yi menemui Ibunya.




Ji Ahn ke kampus, ia berpapasan dengan Se Hyun dalam lift. Ji Ahn membantu Se Hyun membawa kardus (yang berisi proyektor untuk seminar). Ji Ahn mengatakan betapa semangatnya Tae Oh untuk mempersiapkan seminar ini sampai begadang.

“tapi, dimana dia? Aku tak percaya dia membiarkan kamu membawa semua ini sendiri?” tanya Ji Ahn.

Se Hyun balik nanya, apa Ji Ahn gak tahu Tae Oh pergi kemana? Tapi ia tak mau memberi tahu karena ia tak mau menjadi kekanakan. Se Hyun lalu keluar duluan.



Tae Oh sampai di terminal saat Song Yi memesan tiket ke Goonsang. Tae Oh mengulurkan kartu kreditnya lalu menambah tiket. Tae Oh mencoba membuat Song Yi ragu untuk pergi ke GoongSang tapi Song Yi sudah yakin karena adiknya mendengar 2 kali dari bibinya kalau Ibu mereka tinggal disana.

“kita bisa pergi besok” bujuk Tae Oh.

Song Yi tak mau, ia sudah rindu sekali dengan Ibunya. Tae Oh tak bisa melarangnya, akhirnya ia mengajak Song Yi makan.

Song Yi cerita kalau ia punya tabungan 3 juta won yang ia kumpulkan sejak SMA, Song Yi berniat untuk menggunakannya sebagai uang muka untuk menyewa rumah bulanan, tapi sekarang sewa rumah membutuhkan 5 juta won.

“Apa rumahku… tidak nyaman?” tanya Tae Oh.

Bukan itu, Song Yi sekarang mau menemui ibunya jadi ia mau mengajak ibu dan adiknya tinggal bersama. Harapannya adalah keluarganya tersenyum bersama, duduk dan makan bersama. Kenyataannya sekarang mereka tinggal terpisah dan Song Yi sangat merindukan mereka.

“Aku tak menyadari kalau ada satu hal membahagiakan dulu”



 Ji Ahn menelfon Tae Oh. Song yi mohon agar Tae Oh tak cerita pada Ji Ahn kalau ia ingin menemui ibunya, ia tak bisa mengatakan ini pada orang yang ia suka. Tapi Tae Oh tak bisa berbohong dengan Ji Ahn.

Ji Ahn minta Tae Oh untuk membersihkan gedung sendiri karena ia harus bekerja. Ji Ahn sekarang ada di toko cincin, ia ingin membelikan cincin untuk Song Yi. Tae Oh kesal, kenapa Ji Ahn masih mau bekerja lagi. ji Ahn mengatakan kalau ada yang ingin ia beli.

“lakukan apapun maumu, aku tak peduli”  jawab Tae Oh.

Ji Ahn menganggapnya marah karena menyuruhnya membersihkan gedung sendiri. tae Oh menjawab kalau ia tak tahu.

itu karena menyakiti hatiku. Kau dan Song Yi. Kenapa hidup kalian berat sekali?”

Ji Ahn bertanya dimana Tae Oh sampai membiarkan Miranda Kerr melakukan seminar sendirian. Tae Oh jujur kalau ia sekarang ada di terminal bersama Song Yi dan akan menemui ibu Song Yi di Goongsan. Tae Oh janji akan pulang besok dan akan menelfon jika sudah sampai. Tae Oh menutup telfon.

Ji Ahn langsung bad mood dan meninggalkan toko, ia berkata pada penjaga toko kalau ia akan datang lagi bersama kekasihnya.



Song Yi menuntut Tae Oh, apa Tae Oh mengatakan semuanya pada Ji Ahn. Tae Oh beralasan kalau Ji AHn harus tau yang notabene adalah pacar Song Yi.

“Aku kan udah bilang, AKu menyukainya dan ada sesuatu yang tak ingin kuceritakan padanya.”

“Apa kau menyukai Ji AHn tanpa mengetahui, dia itu laki-laki seperti apa? Menurutmu kenapa Ji Ahn menolakmu pada awalnya? Karena dia ingin memiliki waktu bebas denganmu? Bukan, bukan seperti itu. dia sangat peduli karena dia sangat menyukaimu. Maknya butuh waktu lama baginya untuk membuat keputusan. Dan sekali ia membuat keputusan, maka ia akan melakukannya semaksimal mungkin dan selalu bersungguh-sungguh”

Song Yi ternyata mengetahui semua itu. tae Oh menasehatinya untuk selalu menceritakan apapun pada Ji Ahn entah masalah Ibunya atau apapun, jangan membuat Ji Ahn khawatir tanpa sebab.



Ga In browsing untuk melihat gaya para model. Ia peisimis Karena mereka bukan levelnya. Hoon menyemangatinya, baginya mereka tidak nyata dan baginya Ga In lebih canti dari para model itu.

Ji Ahn keburu datang padahal Ga In baru mau menelfonnya. Ga In juga akan menelfon Song Yi dan Tae Oh. Ji Ahn mengatakan kalau mereka sekarang di Goongsang.

“Ngapain?” TanyaHoon dan Ga In barengan.

Dengan tersenyum Ji Ahn mengatakan kalau Song Yi menemukan Ibunya. tapi sepertinya hatinya tak seperti itu.



Song Yi ketiduran dalam bis, Tae Oh menyenderkan kepala Song Yi ke bahunya.



Hoon bertanya, kenapa Song Yi pergi dengan Tae Oh bukan Ji Ahn.

“mereka jadi satu set sejak ayah Song Yi meninggal” celetuh Ga In.

Hoon menyuruh Ji Ahn jujur, pasti ada rasa sakit hati melihat Song Yi tinggal di rumah Tae Oh. Ga In menuduh Hoon mengatakan hal yang tak masuk akal. Ji Ahn membenarkan, mereka tetap sama tak ada yang berubah. Juga akan sama kalau Hoon dan Ga In juga berakhir sebagai pasangan.

Ga In menolak keras karena ia menyukai Tae Oh. Hoon percaya kalau perasaan Ga In akan berubah. Mereka berakhir saling teriak. Ji Ahn melerai merekam, menyuruhnya makan saja.



Song Yi sampai di alamat Ibunya. Tae Oh masih mencoba untuk menghentikan Song Yi tapi Song Yi sudah bertekad bulat untuk menemui ibunya. di halaman rumah ada mobil datang, Ibu Song Yi keluar. Tae Oh membalik tubuh Song Yi dan memeluknya berharap Song Yi tak melihat. Song Yi melepaskan diri dari pelukan Tae Oh tepat saat Ibu Song Yi menggandeng supir mobil itu.

Tae Oh menutu mata Song Yi dengan tangannya. Song Yi menarik tangan Tae Oh yang menutupimatanya, ia bisa melihat Ibunya menggandeng pria itu dan masuk ke dalam rumah. Song Yi terdiam, seperti kebiasaannya selama ini.



Tae Oh mencoba memegang tangan Song Yi untuk menenangkannya, tapi Song Yi menepisnya. Song Yi menuntut penjelasan Tae Oh, pasti Tae Oh sudah tahu selam ini makanya Tae Oh mengikutinya ke sini. Song Yi tak bisa lagi menahan air matanya.

“kapan kau mengetahuinya? Siapa yang menberitahumu? Kau sudah tahu kenapa tak memberitahuku? Kau tahu betapa aku merindukan ibuku.” Song Yi mendorong Tae Oh “kenapa kau tak bilang? Kenapa” kau harusnya memberitahuku sebelum kita kesini.”

Tae Oh memeluk Song Yi.



Song Yi sudah agak tenangan.song Yi bertanya apa anak-anak lain tahu tentang ibunya. tae Oh menggeleng. Song Yi kembali bertanya kenapa Tae Oh menutup matanya.

“Aku… tak ingin kau melihatnya. Jika pria itu masuk kedalam… ibumu mungkin sendirian di luar “ jawab Tae Oh.

Song Yi melarang Tae Oh untuk menutup matanya lain kali. Bahkan jika ada kejadian terburuk sekalipun, tak peduli seberapa takutnya dia. Song Yi ingin tahu yang sebenarnya, itulah hidunya. Tae Oh minta maaf. Tae Oh mengajak Song Yi pulang.

Song Yi berjalan ke halaman rumah Ibunya. “Omma harus tahu kalau aku mengetahuinya. Kalau aku datang kesini dan menemukan kebenaran. Ibu harus tahu” song Yilalu melempar batu ke rumah Ibunya membuat lubang pada jendela kaca.



Song Yi lalu kabur disusul Tae Oh, Ibunya keluar dan bisa melihat kalau itu Song Yi tapi tak bisa memanggilnya. Song Yi membuang ponselnya agar Ibunya tak bisa menghubunginya lagi. Song Yi langsung pergi tanpa melihat ke belakang (ke aarah ibunya).



Ji Ahn mabuk-mabukan, ia mengingat kata-kata Tae Oh yang akan menghubunginya jika sudah sampai. Ji Ahn mencoba menelfon Tae Oh tapi nomornya mati.

Di tempat lain, juga ada Se Hyun yang menunggu kabar dari Tae Oh.



Song Yi dan Tae Oh menginap di satu kamar. Song Yi tidur duluan. Tae Oh bertanya, apa Song Yi ingat Anna Karenina.



Kilas balik…
Saat mereka SMA. Tae Oh cerita kalau ayahnya akan menikah lagi dan menyuruhnya tinggal terpisah. Song Yi bercerita tentang buku yang ia baca.

“Apa kalau tahu karakter utama wanita di buku ini? Dia meninggalkan suaminya demi selingkuhannya. Wanita itu namanya Anna Karenina. Dia adalah wanita jahat jika kau hanya mendengar sampai batas ini. Tapi kau akan mengerti jika membaca buku ini. Mengapa dia melakukan perbuatan itu. mengapa dia tidak mempunyai pilihan kecuali melakukan hal itu. sebagai seorang yang sama, sebagai wanita yang sama. Pikirkanlah kalau ayahmu ada di posisi wanita itu. jangan berpikir dia sebagai ayahmu. pikirkanlah dia sebagai karakter fiksi utama dalam novel.”



Kembali ke masa kini…
“saat itu, aku mengerti ayahku setelah kau mengatakan hal itu. sampai sekarang, kapanpun aku membenci ayahku… aku memikirkan tentang Anna Karenina. Kau… bisa memikirkan Ibumu demikian juga. jangan berpikir dia sebagai ibumu. pikirkanlah dia sebagai karakter fiksi utama dalam novel”

Song Yi berbalik menghadap ke atas. Tae Oh mengecek, dan ia pikir Song Yi benar-benar sudah tidur. Maka tae Oh mematikan lampu. Sebelum berbaring Tae Oh mengatakan kalau ia merasa lega karena Song Yi bisa tertidur.

“Kau bersamaku. Aku sangat lega… Kau disini bersamaku. Itulah kenapa aku baik-baik saja. Tadi.. terimaksih karena telah menutup mataku.” Rintih Song Yi dengan mata masih terpejam

“AKu sangat benci melihatmu menangis, itulah alasannya. aku benci…. Melihatmu menangis ”

“Tutup mataku lain kali. Aku akan menutup mataku seolah tak terjadi apa-apa”



Ji Ahn mengetik sesuatu di ponselnya, pesan untuk Tae Oh. Ternyata tadi dia mencoba menelfon Song Yi bukan Tae Oh. Ji Ahn menulis kalau ia mencoba menghubungi Song Yi tapi HPnya mati, ia tak akan khawatir karena Song Yi bersamanya. Dan mengakhiri dengan menulis Good night.

AKu ingin membelikan Song Yi cincin. Aku baru tahu kalau harganya mahal.aku ingin membelikannya satu.” Lanjutan pesan Ji Ahn.
Tae Oh jadi ingat kalau ia meninggalkan Se Hyun begitu saja tadi bahkan saat Se Hyun memohonnya untuk tinggal. Sekarang Tae Oh baru menyadari kalau ia menyukai Song Yi, sangat. Bahkan Tae Oh menangis karena merasa bersalah pada Ji Ahn.

-=Bagian 21 : Kau tak bisa menjawabnya bagaimanapun caraku bertanya=-




Ji Ahn bekerja di perpustakaan sendirian. Ia masih belum bisa menghubungi Song Yi. Song Yi ternyata ada disana, ia didepan Ji Ahn terhalang rak buku. Song Yi minta maaf, ia tahu kalau ia telah membuat Ji Ahn khawatir sampai ke tingakat akan marah.

Ji Ahn tak bisa berkata keras pada Song Yi, ia bertanya apa Song Yi beetemu ibunya? song Yi bohong kalau ibunya baik-baik saja dan soal ponsel, ia menghilangkannya (karena dibuang semalam biar ibunya tidak bisa menghubunginya lagi).



Se Hyun dan Tae Oh selesai melakukan seminar. Ternyata Se Hyun meminta waktu seminar diundur agar Tae Oh bisa mengisi bersama dengannya. semua memberi tanggapa yang baik atas kerja Tae Oh.



Di perpuatakaan, Ji Ahn melarang Song Yi untuk pergi-pergi dengan Tae Oh lagi mulai sekarang karena Song Yi memilikinya. Song Yi mengatakan kalau Tae Oh juga memberitahunya hal yang sama dan Tae Oh tetap teman mereka walaupun mereka berkencan.

“Dia sudah menjadi teman baikku selama 15 tahun.” Ucap Song Yi.

“kalau begitu perlakukan dia sama seperti perlakuanmu terhadap Hoon. Hoon dan Tae Oh berbeda dimatamu”

Song Yi beralasan kalau Tae Oh dan dia sudah berteman sangat lama. Sepertinya Ji Ahn tak mau menerima alasan itu.



Tae Oh berterimaksih karena Se Hyun mau mengundur seminarnya. Se Hyun melakukan ini karena tahu kalau Tae Oh menikmatinya. Tae Oh beralasan kalau ia menikmatinya karena ada se Hyun.

“kita memulainya bersama dan harus mengakhirinya bersama pula. Akhir selalu lebih penting dari pada awalnya. Karena kau menyukai seseorang. Ku pikir sulit untuk melanjutkan menyukai orang itu. itu seperti keajaiban” kata se Hyun.

 Se Hyun mengajak Tae Oh pulang jalan kaki sampai ke rumah, mungkin sekitar 3 jam perjalanan. Tae Oh menawar, 2 jam? Se Hyun setuju, ia melakukan ini sebagai pengganti atas rasa bersalah Tae Oh.


Mereka berjalan dengan bergandengan, bersenang-senang, bermain-main dan meikmati pemandangan sampai malam mereka baru sampai. Total 3 jam setengah.

Se Hyun berterimaksih Karena Tae Oh mau menemaninya jalan.tae Oh juga menikmatinya. Se Hyun bertanya bagaimana di Goonsang? Tae Oh akan menjelaskan semuanya.

“Kau akhirnya menyadari perasaanmu” Potong Se Hyun.

Se Hyun mengaku kalau ini pertama kalinya berjalan selama 3 jam sebelum dia putus dengan kekasihnya bergandengan tangan juga. WHAT!!! “bersamamu, banyak hal yang kulakukan untuk pertma kalinya. Mengingat yang kau katakana (tentang definisi cinta pertama). Sesuatu yang tak belum pernah kulakukan. Denganmu aku banyak melakukan sesuatu. Mengatakan pada pria bahwa aku merindukannya untuk yang pertama kalinya. Melipat hati (kertas berbentuk hati)… menunggu pacarku didepan kelasnya. Penasaran dengan teman-teman pacarku untuk yang pertama kalinya juga. Dan ini ertama kalinya aku berjalan selama 3 jam. AKu benar-benar… merasa separti aku ini orang lain.”

“Maaf”

“Dan dengan orang idiot yang tak menyadari perasaannya sendiri. pada akhrnya aku takkan menangis. Aku akan melakukannya… ketika aku bertemu pria yang lebih baik darimu.”

“Pastikan kau melakukan itu”

“Goodbye. Aku mendapat pengalaman yang menyenangkan.”

Se Hyun masuk ke rumahnya dengan menahan air mata. Sampai di dalam air matanya tumpah. Tae Oh lama berdiri di depan rumah Se Hyun, ia masih belum bisa melangkah.

Bersambung ke Part 2 ~


2 komentar

Ending'a kapan Uniiii ??? kepo lvl 8 nih hahahaaa :D

Part 2 nya kok susah di buka eon..??
Ada link lain gg..??

Tolong tuliskan komentar ya.. biar lebih semangat ngrecapnya... ^^

Untuk mengetahui postingan terbaru bisa follow akun twitter @Diana_Recap
EmoticonEmoticon