Tuesday, October 13, 2015

Late Night Restaurant Episode 5


Hamburg Steak





Ibu Saet Byul menemui Ayah Saet Byul yang sekarang sudah terkenal dan menjadi pembicaraan di internet dan berkat itu Ibu bisa menghubungi ayah setelah 3 tahun mencari. Tapi kesannya gak enak banget, iabu Saet Byul sepertinya gak suka banger dengan ayah dan dia berencana untuk membawa Saet Byul bersamanya.

“Diamlah! kau yang meninggalkannya” bantah ayah.

Ibu membela diri, ia tidak meninggalkan Saet Byul. “Satu dari kita perlu bertahan hidup. Apa yang harus kulakukan? Aku akan membawanya ketika aku sudah bisa menghasilkan uang.”

Ibu menambahi kalau ia memikirkan Saet Byul 3 tahun terakhir ini, dan ia sudah melunasi hutangnya. Ayah bertanya dengan nada mengejek, apa Ibu punya bekerjaan sekarang?
 
“ya. Setidaknya aku tidak membuat dia pindah dari satu tempat ke tempat lain. dan bekerja dimalam hari seperti yang kau lakukan.” Jawab Ibu.

“Kau masih tetap bagus dalam hal merepotkan orang lain.” Tanggap Ayah lalu berdiri.

Ibu membujuk ayah dengan mengatakan kalau tahun depan Saet Byul akan mulai masuk sekolah, apa ayah tidak memikirkan lingkungan Saet Byul tumbuh? Ayah tak menjawab dan tetap pergi.





Ayah kembali minum-minum di restaurant. Ia merasa kalau ibunya Saet Byul sudah merendahkannya.

“Master, apa kau yakin ini bukan air?” tanya ayah pada master. Master hanya tersenyum menyangkalnya.

aku pura-puramenganggapnya hanya bicara omong kosong, tapi sebenarnya aku sangat terkejut. Sejak ia pingsan di acara itu, aku selalu mencampurkan air ke alkoholnya. Dia menyalahkan sarafnya. tapi kupikir akan lebih baik baginya jika hanya minum sedikit”.





Mr. Kim mencoba memberi saran agar Ayah mau balikan lagi dengan Ibu. Dulu Mr. Kim juga berpisah dengan istrinya, namun bagaimanapun juga ia tetap ayah dari anak-anaknya, akhirnya istrinya mau menerimanya lagi. dan yang terpenting taka da tempat seindah rumah dimana kita bisa hidup bersama keluarga.

“Itu artinya, dia ingin kau membawa dirinya kembali bersamamu. Coba lihat dari sisi Saet Byul. Bayangkan jika dia sedang melewati masa pubertas. Ada banyak hal yang tak bisa seorang gadis ceritakan pada ayahnya. Bagaimana pandanganmu setelah hal kecil seperti itu? Hah? Dan juga, ini tidak seperti dia meninggalkanmu untuk pria lain atau sesuatu... Kau bilang dia melakukannya untuk bertahan hidup.

Ada sebuah pepatah ‘Saat kemiskinan menyerang keluargamu cinta melarikan diri melalui jendela.’ Jangan lakukan ini ke Saet Byul lagi. Cukup... Cukup terima dia dan membawanya kembali.”

Ayah tak mengatakan apapun, setelah mabuk, ia pun pulang.





Master membereskan makanan ayah Saet Byul. Mr. Kim mengatakan kalu ia bisa melihat Ayah Saet Byul sebenernya punya niat untuk balikan lagi dengan Ibunya SAet Byul. Janchi tiba-tiba mengagetkan mereka, ia melihat kalau Ayah Saet Byul pingsan dijalan.





3 Mie bersaudara bahkan tak nafsu makan setelah melihat Ayah Saet Byul. Untung ada dokter (dulpari) yang menemukannya dan langsung menelfon Ambulans. Tidak hanya itu, ketika dalam perjalanan ke rumah sakit dokter itu juga melakukan pertolongan pertama. Mr. Kim juga ikut ke Rumah Sait mengantar Ayah Saet Byul.

Setelah membawa Ayah Saet Byul ke RS. Mr. Kim dan Dulpari kembali ke restaurant, mereka bercerita bagaimana susahnya menangani masalah ini. Maeter menanyakan apa kata dokter. Mr. Kim mengatakan kalau dokter melakukan tes darah dan tes lainnya mereka harus menunggu hasilnya keluar. 


“bukankah sudah jelas ini hanya karena mabuknya?” tanya Mr. Kim.

Tapi dulpari (yang seorang dokter akupuntur) mengatakan ada yang serius dengan Ayah Saet Byul setelah memegang denyut nadinya. Mr. Kim tak percaya, ia juga menyuruh master tak mempercayainya. Sepertinya master juga merasakan ada yang tidak beres.

Bagaimanapun juga... kenapa semua firasat buruk selalu menjadi kenyataan?






Hasil sudah keluar. Dulpari mengatakan pada master kalau Ayah Saet Byul menderita kanker hati. Ayah datang ke tempat dulpari menanyakan apakah kankernya bisa disembuhkan dengan obat china.

Mater bertanya, apa bisa? Dulpari tak yakin, karena dokter juga mengatakan kalau setidaknya Ayah Saet Byul mampu bertahan selama 1 tahun.





Ayah membawa Sat Byuk ketaman bermain dank e kebun binatang, setelah itu mereka pergi ke sungai. Saet Byul sangat senang hari ini.  Ayah bertanya, apa Saet Byul ingin melakukan sesuatu lagi dengannya.





Saet Byul bercerita, saat ia melakukan trik sulap di club malam dan Saet Byul harus terkurung lama di kotak kecil. Saet Byul mengatakan kalau ia bisa mendengar semuanya tetapi ia tidak memiliki tenaga. Saat itu Ayah minta maaf pada Saet Byul.

“Akulah satu-satunya yang harus minta maaf. Aku kecewa karena ayah minta maaf padaku.” Ungkap Saet Byul.





Ayah memberikan pelukan untuk Saet Byul. Saet Byul penasaran apa jangan-jangan ayah dipecat karena ia mengacaukan trik sulap waktu itu? ayah menyangkalnya, ia mengatakan kalau sebenarnya itu bukan cara sesungguhnya melakukan trik sulap untuk menghilang. Saet Byul ingin tahu yang sesungguhnya.

“Karena itu trik yang benar-benar sulit untuk ditampilkan. kau tak bisa melakukannya. Hanya ayah yang bisa.” Jawab Ayah.

Ayah menatap ke depan, ia berjanji akan menunjukkan pada Saet Byul trik menghilang yang sesungguhnya.Saet Byul hanya perlu bersabar. Ayang mengatakannya dengan mata berkaca-kaca. Mereka bahkan berjanji dengan jari kelingking.

Ayah mengajak Ibu bertemu. Ia ingin Ibu membawa Saet Byul dengan 1 syarat.

Ayah Saet Byul menemui master. Ia mempunyai keinginan terakhir untuk menampilkan trik sulap menghilang sepenuhnya.

Kemudian Master rapat dengan yang lainnya. Mereka semua kagum karena sampai akhir, Ayah ingin menjadi Ayah yang terbaik untuk Saet Byul. Mereka sepakat untuk membantu Ayah.

JaeBi penasaran siapa yang akan membayar biaya kemoterapi ayah. Dulpari yakin kalau Ibu Saet Byul yang akan menanggungnya. Mr. Kim kasihan pada Ayah Saet Byul, disaat kesempatan datang ia malah tidak bisa hidup bahagia bersama keluarganya.

“Aku... sedikit memahaminya. Karena aku tetap percaya bahwa ayahku masih hidup entah di mana. Aku tak tahu siapa dia. Tapi aku berharap aku bisa bertemu dengannya lagi. ini lebih menyusahkan dibanding kematian ibuku.” Ujar Min Woo.

Master hanya menatap Min Woo tanpa mengatakan apa-apa.

“Trik sulap terakhir dalam hidupnya. kejam dan brilian, menyiksa harapan.”

Mereka semua melakukan gladi dan menyiapkan peralatan pendukung untuk melakukan sulap. Master menyiapkan Jagung bakar untuk camilan.

Sambil nyemil. Mereka ngobrol-ngobrol. Min Woo bertanya, apa Ayah Saet Byul akan langsung memulai perawatannya setelah acara sulapnya besok? Dulpari membenarkan karena Ayah sudah mengatur D-daynya sesuai jadwal terapinya di Rumah sakit.

Sebelum melakukan pertunjukkan sulap besok. Ayah makan kerang rebus untuk yang terakhir di restaurant master. Dan seperti biasa. Masakan master selalu yang terbaik.

“Aku sudah melakukan banyak hal yang kusesali dalam hidupku.. Seperti aku tak belajar dengan baik ketika aku masih muda. menguasai uang teman-temanku dan membawa Saet Byul ke pertunjukan sulap. Dan juga, aku memikirkan hal ini akhir-akhir ini. Jika aku tahu ini akan terjadi, Aku seharusnya membawa Saet Byul dan ibunya keluar untuk makan yang banyak.

Saet Byul... dulu sangat suka Hamburg steak di restoran ini. Menu anak-anak lebih baik dibanding menu orang dewasa. Saet Byul sangat menyukai ini. Aku hanya mnyempatkan sedikit waktu di hari ulang tahunnya. Dan tanpa ibunya. Hanya kita berdua. Aku berjanji padanya, saat ibunya kembali kita bertiga bisa pergi makan bersama. Tapi, aku tak pernah menyesali keputusan ini.”

Hari pertunjukkan adalah hari jumat, dan restaurant tutup untuk pertunjukkan ini.

Mr. Kim menjadi MC di acara pertunjukkan sulap Ayah Saet Byul. Trik sulap pertama adalah membaca kartu yang dipilih penonton.

Sat Byul yang mendapat kesempatan untuk memilih kartunya. Saet Byul mengambil kartu 7 hati dan Ayah berhasil menebaknya dengan tepat. Semua orang bersurak. Kemudian ayah melakukan trik lainnya untuk menyenangkan Saet Byul.

Selanjutnya giliran Jaebi yang membantu ayah. Trik memotong tangan. Trik ini berhasil memukau penonton.

Jika benar-benar ada sulap. Ini menjadi momen saat aku ingin menghentikan waktu.”

Trik sulap terakhir dan yang paling ditunggu-tunggu adalah teleportasi. Saet Byul dengan bangga mengatakan kalau Ayahnya akan menghilang ke Amerika karena orang Amerika bilang ingin sekali melihat Ayahnya.

Suasana berubah menjadi hening. Ayah memberika narasi, kalau ia mungkin menghilang tapi ia akan pergi ke Amerika untuk menampilkan trik sulap disana.

“Semuanya, saat ini, terima kasih telah... memperdulikanku.”  Kata- Ayah terakhir kalinya dengan menahan tangis.

“Saet Byul. Ayah sudah mempersiapkan satu persembahan terakhir untukmu. Kau sungguh akan menyukai ini.” Kata Ayah pada Saet Byul.

Saet Byul membenarkan dan memastikan agar ayahnya sukses melakukan trik ini dan pergi ke Amerika. Dan ayahpun menghilang setelah tirai diturunkan oleh master.

Semuanya menahan kesedihannya kecuali Saet Byul karena Ayahnya berubah menjadi Ibunya. kesempatan bagi Saet Byul untuk melepas rindu pada Ibunya.

Saet Byul mencari Ayah ke seluruh ruangan namun tak menemukannya. Ia mengatakan pada semuanya kalau Ayahnya benar-benar menghilang. Trik sulap Ayahnya nyata. Saet Byul sangat gembira. Dan yang lain memaksakan senyumnya.

Ayah pergi dari pintu belakang.

Bagaimanapun juga... apa yang dikatakannya itu benar. Ayahnya Saet Byul benar-benar menghilang. Kudengar dia tak muncul di rumah sakit.”

Master memasak humburg steak untuk Saet Byul.

“ Ini sudah dua tahun sejak dia menghilang. Di hari itu, kita menunggu di sini supaya dia kembali. Hanya seperti ini. Dia mungkin akan kembali suatu hari nanti. Seperti trik sulap yang dia tunjukkan pada kita hari itu.”



4 komentar

Gak diterusin lagi ya sinopsis Late Night Restaurant nya? Sayang banget.. padahal unik, penasaran soal min woo ama pelanggan master yg lain..

Gak diterusin lagi ya sinopsis Late Night Restaurant nya? Sayang banget.. padahal unik, penasaran soal min woo ama pelanggan master yg lain..

Tolong tuliskan komentar ya.. biar lebih semangat ngrecapnya... ^^

Untuk mengetahui postingan terbaru bisa follow akun twitter @Diana_Recap
EmoticonEmoticon