Sunday, September 13, 2015

[Sinopsis] Late Night Restaurant Episode 2


Memiljeon (Pancake Soba)


Hari ini hujan turun, Master mengecek ke luar restaurant.

Jarang ada pelanggan saat hujan.”

Ada seorang pelanggan yang datang menggunakan pakaian dan payur serba hitam, juga kacamata hitam.


Dia datang dalam hujan gelap seperti itu.”


Pelanggan itu memesan memiljeon. Master menyanggupi lalu memasakkannya.


melodi mirip dengan tetesan hujan. tapi bahkan saat membuatnya, pemikiran tentang memiljeoan tak muncul dengan mudah. Berkat dia, sejenak aku berpikir bahwa memiljeon yang tipis mirip dengan hujan.”


Perlahan, pelanggan itu memakan memiljeon sampai tak tersisa.


Pelanggan itu pergi setelah makan bertepatan dengan 2 pelanggan pria yang datang, mereka berpapasan di pintu. 


Pelanggan yang gendut dan berkacamata (wartawan) mengenali wanita yang barusan keluar tadi adalah Jeong Eun Soo, itu Jeong Eun Soo dari Height Esta yang menyanyikan lagu The Flower That Blooms on Love.

Rekannya bertanya, kenapa jeong Eun Soo berhenti. Wartawan menjawab, bukannya berhenti melainkan dibuat berhenti. Bererapa bajiangan gila menguntit dan menerornya kemudian melukai wajahnya dengan senjata. Setelah itu Jeong Eun Soo melakukan operasi dan menghilang. Master mendengarkan obrolan pelanggannya itu.

Setelah hari itu, dari waktu ke waktu, ketika kegelapan terendam dalam hujan. dia datang diam-diam seperti kabut air.


Eun Soo selalu duduk di tempat yang sama dan memesan makanan yang sama. 


Mr. Kim datang, menginformasikan kalau restaurant sushi di seberang jalan sudah mau tutup karena tak ada pelanggan, dan sewa tanah semakin tinggi. Untung master masih memiliki pelanggan.


Tapi tak ada yang mengenalinya. Tak tahu apa itu keberuntungan atau kemalangan.”


Hari berikutnya pelanggan Mater ada tiga orang, Eun Soo, Mr. Kim dan wanita gendut. Wanita gendut datang belakangan dan pakaiannya basah, master memberinya handuk. Mr. Kim menggoda wanita gendut kalau seharusnya wanita gendut memakai payung yang lebar (payung yang didepan supermarket) agar tak basah.

Wanita gendut menyukai segala yang ada di restaurant master kecuali Mr. Kim dan tak ada layanan pesanan antar, tapi sangat tidak nyaman untuk datang ke sana dalam waktu hujan. Mr. Kim menyarankan wanita gendut untuk diam saja dirumah.


Wanita gendut menjelaskan kalau ia suka merindukan minuman keras setelah menyelesaikan komik serialnya (jadi wanita gendut itu adalah kartunis). Terutama dihari seperti ini, Rebusan dengan soju atau makgeolli dan jeon. Kemudian Wanita gendut memesan pancake seafood dan soju. 


Master menyajikan Memiljeon untuk Eun Soo. Wanita gendut tertarik dengan aroma sedap memiljeon, dia jadi ingin merubah pesanannya menjadi memiljeon. (Memiljeon adalah makanan ringan terbuat dari kimchi tua sehingga menghasilkan rasa asam dan aromatic.)


3 pelanggan wanita karir datang, kali ini mereka bersama Yoo Jeong yang adalah seorang fitting model di pusat perbelanjaan diamana Gook bersaudara (wanita karir) bekerja.

Janchi khawatir kalau Yoo Jeong tiap hari terlambat bekerja, bahkan ia juga harus sekolah. Yoo Jeong mengatakan kalau ia tak bersekolah. Yeolmo dan Bibim terkejut mendengarnya. apa Yoo Jeong tidak
ikut tes tahun lalu, tanya Yeolmo. Yoo Jeong tak bisa pergi. Bibim bertanya, kenapa? Bukannya Yoo Jeong ingin berakting.

“Adik-adikku harus pergi ke sekolah juga. Dan tak harus kuliah untuk belajar acting.” Jelas Yoo Jeong dengan senyum.


Bibim nyolot, menurutnya itu tak masuk akal Karen Yoo Jeong harus memberikan semua hasil kerjanya untuk keluarga untung ada Yeolmo yang menyenggol Bibim sehingga membuatnya berhenti bicara. Yoo Jeong menenangkan mereka, kalau ia hanya harus berusaha lebih keras untuk audisi sebagai gantinya. 


Makanan datang. Mr. Kim berkomentar, apa Yoo Jeong tak bosan makan makanan yang sama setiap hari. Bibim menyarankan Yoo Jeong setidaknya makan makanan yang enak setelah lelah bekerja. Tapi bagi Yoo Jeong makan Yulmoo dan bibimbab adalah makanan terenak, dirumah kalau adik-adiknya lapar, ia juga mencampur semua sisal auk dengan nasi lalu makan di mangkuk yang besar, saking enaknya sampai mereka selalu merasa kurang.

Mr. Kim membenarkan Yoo Jeong, makan Bibimbab sdengan cara itu memang paling nikmat. Wanita gendut iri dengan Yoo Jeong karena makannya banyak tapi berat badannya tak bertambah. Dia menyombong kalau dia juga seperti Yoo Jeong saat seusia Yoo Jeong.

Mr.Kim tak mau kalah, ia membual, ketika ia masih muda, ia tampak seperti Alain Delon. Dulu ketika pulang sekolah, para gadis berbaris di lingkungan rumahnya untuk melihatnya.

“Ugh!” Wanita gemuk tak percaya.


Dan percakapan itu sukses memecah tawa semuanya.


“Semakin aku bertambah tua, karakterku berkumpul di bagian tengah.”lanjut Mr. Kim.

Wanita gendut juga merasa demikian. (Gaya makan wanita gendut lucu banget deh). Mr. Kim mengajak wanita gendut pergi ke pasifik selatan. Untuk apa? Tanya wanita gendut.


“Karena kita punya begitu banyak daging di tengah, mari kita terlahir kembali sebagai tuna.” Jelas Mr. Kim.


Wanita gendut tersinggung, ia membuang muka untuk Mr. Kim tapi gerakannya lucu membuat semuanya tertawa termasuk Eun Soo.


seperti sikap tak acuh itu, aku berharap dia meniup mereka pergi seperti hujan.”


Hari berikutnya, wartawan di awal episode datang ke restaurant bersama seorang PD. Disana juga ada Mr. Kim dan wanita gendut. Wanita gndut tak menyangka kalau wanita misterius yang datang setiap hujan itu adalah Jeong Eun Soo.

“kenapa kau tak punya mata yang tajam sebagai seorang kartunis?” ejek Mr. Kim.

Wanita gendut beralasan karena Eun Soo memakai kacamata hitam dan syal. Ia pikir dia datang dari China untuk operasi plastic. Karena ada banyak orang sepertiitu akhir-akhir ini.


PD menanyakan pada master cara menghunungi Eun Soo, tapi master juga tak tahu kontak Eun Soo. PD mengatakan kalau ialah penyebab semua kejadian yang menimpa Eun Soo dulu.


Kilas balik, dulu dia belum menjadi PD masih asisten PD yang baru direkrut. Saat itu nama Eun Soo sedang tenar-tenanrnya dan banyak PD-PD lain yang menginginkan Eun Soo untuk tampil diacara mereka. Begitu pula dia. Sampai-sampai dia mengikuti kemanapun Eun Soo pergi siang dan malam.

“mungkin karena kasihan padaku, Eun Soo akhirnya mau menemuiku.”lanjut PD.

Ditempat janjian mereka, Dan tak disangka penguntit gila yang selalu mengikuti Eun Soo salah paham dan akhirnya nekat melukai wajah Eun Soo dikeramaian. Dan PDtak mampu berbuat apa-apa.


“Aktris top terlupakan oleh orang-orang, hanya membutuhkan waktu beberapa saat.” Ujar PD.


Kembali ke masa kini. Wartawan menambahi:

“operasi, sepresi dan fobia terhadap orang-orang, tentu saja dia mengalami semua itu. tapi ini adalah hukuman mati bagi seorang entertainer.”

“tidak hanya itu, Dia berasa di usia 20-an, ketika dia seharusnya mekar sebagai wanita yang muda dan cantik. Itu keterlaluan.” Bela si wanita gendut.


“setidaknya dia bisa mekar kembali setelah layu. Tapi dia dilupakan sejak saat itu. di dunia ini seorang wanita yang terlupakan lebih menyedihkan dari seorang wanita yang mati.” tambah Mr. Kim.


Mr. Kim dan wanita gendut serta PD pergi. Wartawan mengobrol dengan master, jadi itu alasan PD mencari Eun Soo. Lalu ia mengatakan rumor yang selama ini beredar kalau Eun Soo menjadi tulang punggung keluarga sejak debut. Tapi setelah kejadian itu keluarga Eun Soo berantakan, dan sekarang mereka menjalani kehidupan yangterpisah. Orang tua Eun Soo bercerai dan adik-adiknya masih tak mampu mengurus diri mereka sendiri.

Wartawan berpikir kalau PD sedang berusaha membantu Eun Soo untuk bangkit, tapi Eun Soo punya trauma berat. Tapi PD yang sekarang sangat sukses, ada puluhan selebriti yang mengantri untuk berperan dalam film-filmnya. Apapun yang PD lakukan pasti sukses besarsampai ke luar benua.

“ini akan menjadi kesempatan yang bagus untuk Eun Soo juga. Jika dia tak mengambil kesempatan ini untuk melanjutkan karirnya sebagai aktris terkemuka, dia mungkin tak akan mendapatkan kesempatan lain.” tambah wartawan.

Sebelum pergi wartawan meninggalkan kartu nama PD pada master, meminta master untuk memberikannya pada Eun Soo.


ini adalah bagian  dari harapan yang ia tinggalkan, berharap Eun Soo akan menghubunginya.”


Ketika Eun Soo datang master memberikan kartu nama itu, Eun Soo meletakkan kartu itu di atas meja, melepas kacamatanya lalu minta soju pada master.


Eun Soo menunangkan minuman pada master.

“Seperti memiljeon ini, dia tak mempercantik dirinya sendiri dan sederhana. Dan masih terlihat bahan-bahannya, taka da Jeon lain seperti ini. Saat aku melihat memiljeon, aku merasa seperti aku sedang melihat wajah telanjang dari hidup. Saat aku masih muda, kedua orang tuaku pergi bekerja. Ketika adikku mengatakan bahwa mereka lapar aku akan menaruh kimchi tua di wajan dan memberikannya pada mereka. Tak ada yang mewah, tapi dengan kimchi yang dimasak dan memil (soba) yang rasanya agak pahit dan aromanya, itu sangat enak. Adik-adik memakannya segera setelah aku mengangkatnya dari wajan. Tak perduli seberapa banyak yang kami makan, karena itu sangat tipis maka kami tak pernah merasa cukup dan masih lapar.”


Eun Soo suka memiljeon buatan master yang terasa hangat dan jujur. Setelah puas bercerita panjang lebar, Eun Soo pergi. Master menanyakan perihal PD. Eun Soo mengatakan kalau master bisa memberitahunya untuk melupakan kejadian itu mulai sekarang.


Tiba-tiba Yoo Jeong datang dengan tubuh basah kuyub dan airmata mengalir. Jadilah Eun Soo tak jadi pergi. Master memberikan handuk pada Yoo Jeong dan segelas coklat panas.


Yoo Jeong bercerita kalau sebenarnya ayahnya dasarnya orang yang baik. Tapi ketika mabuk, perilakunya berubah drastic makanya ibunya kabur karena tak tahan. Dan sekarang masih ada adik-adiknya di rumah, ia melarikan diri sendiri karena harus mengikuti audisi yang penting besok. Dan ia merasa bersalah akan hal itu sekarang.


Setelah Yoo Jeong agak  tenang, Eun Soo mengajaknya bicara, memastikan kalau itu tidak apa-apa karena hal itu bisa saja terjadi dan itu bukan salah Yoo Jeong. Yoo Jeong tak tahu apa yang harus dilakukan, ia juga tak yakin akan berhasil besok.

“Apa aku melakukan hal yang benar untuk tetap mengikuti impianku?” tanya Yoo Jeong.

“dengar baik-baik. Apapun pilihan yang kau buat. Saat kau mengikuti impianmu, jika kau dapat bertanggungjawab untuk pilihan itu sampai akhir, maka itu adalah pilihan yang tepat. Hari kemarin telah berlalu dan esok belum tiba. Setiap hari bisa menjadi hari terakhir untuk mengubah masa depanmu. Jangan lupakan itu” pesan Eun Soo.


itu adalah hujan dengan kelembapan tinggi.”


Kemudian Eun Soo pergi, ia memberikan payungnya pada Yoo Jeong.


Musim telah berganti menjadi musim gugur.


Yoo Jeong berhasil menjadi artis di drama PD Na Ho Min (PD yang datang ke restaurant) berkat bantuan Eun Soo. Semua orang berkumpul di restaurant untuk menyaksikan drama Yoo Jeong.


PD Na datang ke restaurant, sekarang ia mampu tersenyum. PD Na bercerita kalau Eun Soo menelfonnya meminta untuk meloloskan Yo Jeong.

“berkat itu aku bisa meminta maaf atas kejadian hari itu. dia mengatakan hal itu bisa saja terjadi dan tidak apa-apa.” Lanjut PD Na.

setelah itu, aku kadang-kadang mengingat saat aku merindukan suara hujan. diaman dia sekarang mengenang masa lalunya?”

5 komentar

Thanks sinopsisnya keep writing ^,^

Oenni,gomawo sinopsisnya..keep writing..I'm waiting for this..aja..aja..fighting..

Crita n plotnya unik,,cepat,menghibur,ringan tapi ckup mendalam,,kayanya seru nih,,, ^^

suka dengan ceritanya, oenni...gomapsumida...

Tolong tuliskan komentar ya.. biar lebih semangat ngrecapnya... ^^

Untuk mengetahui postingan terbaru bisa follow akun twitter @Diana_Recap
EmoticonEmoticon