Monday, May 25, 2015

[Sinopsis] Jumping Girl Episode 3



Jumping Girl Episode 3 : Aku Menyukaimu

Sang Ah frustasi dikamarnya. Ia menyelimuti seluruh tubuhnya dari kaki sampai kepala. Sampai Ga Eul mengiriminya pesan.

“Kau menggali lubang dan menyamar sebagai tikus lagi,’kan?”

“cepatlah keluar^^”

 Sang Ah langsung bangkit dan tersenyum. “Ga Eul-a”


Sang Ah melihat dirinya sendiri dicermin, “kau ini siapa?” saking berantakannya mukanya.


Mereka berkumpul di kafe yang didatangi Sang Ah di episode 1 bahkan mejanya pun juga sama. Keknya itu adalah tempat nngkrong favorite mereka deh. Mereka bersulang, Sang Ah mengatakan kalau ini bukan akhir dari semuanya. Ia menenggak sekaligus satu gelas penuh.


“Oke benar. Aku telah dibuang oleh dunia ini dan juga meskipun akau tikus yang tidak bisa kembali ke sarangnya. Aku baik-baik saja! Karena aku memiliki kalian.” kata Sang Ah sedikit mabuk, ia lalu memeluk kedua sahabatnya.


Ye Ni membuka kenangan mereka, saat mereka kulaih dulu ada saat mereka harus membersihkan ruang latihan, tapi tanpa diketahui senior… . Sang Ah membenarkan, saat itu ia dan Ye Ni satu tim dan Ga Eul juga.

6 tahun lalu.

Sang Ah, Ye Ni dan Ga Eul membersihkan lapangan basket. Mereka melakukannya sambil ketawa ketiwi. Ga Eul mendapatkan bola dan mereka berakhir dengan memainkannya. 

 

Kemudian Senior datang dan menghukum mereka. Menjalani hukuman pun mereka masih ketawa ketiwi. Memang terasa ringan kalau dijalani bersama. Sang Ah menyenggol Ga Eul sambai jatuh, Ga Eul balik menyemggol Sang Ah sampai jatuh juga.


Kembali ke kafe. Ga Eul menyuapi Sang Ah, Ga Eul perhatian banget sama Sang Ah. Bahkan tatapannya ke sang Ah juga beda banet,, ^^


Ye Ni sepertinya iri dengan perhatian Ga Eul pada Sang Ah. Bahkan 6 tahun lalu juga sama. Saat mereka bertiga makan ramen bareng. Ga Eul juga menyuapi Sang Ah dengan ramennya, pandangan Ye Ni pada keduanya sama seperti sekarang. Dan lagi, Ga Eul selalu duduk di sampaing Sang Ah. 


Ga Eul menyuruh Sang Ah untuk minum dengan hati-hati bahkan ia mengusap sisa bir pada bibir Sang Ah. Sang Ah minta disuapi lagi dan Ga Eul dengan senang hati menyuapinya.


Ye Ni minta maaf pada Sang Ah, ia semua karenanya. Sang Ah menggeleng, bukan, karena Ye Ni juga harus menanggung akibat kecerobohannya dengan penundaan gaji selama 1 bulan. 

“Kupikir kontrak kerjaku akan diputus, tapi untungnya pihak Seo Ah Shin tak menyetujuinya.” cerita  Ye Ni.

“Jika saja orang itu bisa mengatakan kalau itu hanya sebuah kesalahpahaman, pasti ini akan baik-baik saja.” Ujar Ga Eul.

Ye Ni menjelaskan kalau ia sudah mencoba untuk bicara pada Ah Shin tapi lebih suit dari yang ia kira. 

Sang Ah ngambek, ia menyuruh mereka berhenti membicarakan hal itu. kemudian ia kembali minum. Ga Eul mencegahnya tapi tak mempan.


Manager kafe mengumumkan akan diadakan lomba Bel Emas (adu cepat minum bir). manager telah menyiapkan 3 liter Bir. 


Dulu Sang Ah adalah jagonya minum bir. ia bahkan bisa mengalahkan peserta laki-laki.


Manager mengumumkan kalau ia akan menggratiskan makanan pemenang hari ini. Sang Ah akan ikut lomba tapi Ye Ni melarangnya. “apa kau akan maju dengan wajahmu itu”. Ye Ni mengingatkan  sang Ah kalau semua orang mengenalnya sebagai “Gadis Lompat Perusak”


Sang Ah sejenak lupa kalau wajahnya sekarang ini sudah dikenal umum. Kemudian ia membuka ikat kepalanya dan tak jadi ikut lomba. Ia menyesal kerena putri kesatria hitam ini tak bisa mentraktir sahabatnya.

“Lupakan, kita punya ‘Setrika mangkuk nasi’ hari ini” kata Ye Ni kea rah Ga Eul. Setrika mangkuk nasi adalah perumpamaan untuk jabatan yang terjamin.


Ga Eul bersedia, ia harus membayar untuk putri mereka (dengan manatap Sang Ah). Sang Ah akan minum dari teko, Ye Ni dan Ga Eul berkolaborasi untuk mencegahnya.


Sang Ah sudah mabuk berat. Ye Ni sudah didalam taxi. Dan Ga Eul akan mengantar Sang Ah pulang padahal Ye Ni sudah menawarkan diri untuk mengantar sang Ah.

“jangan khawatir. Bukankah kau harus pergi kerja besok pagi?” ujar Ga Eul.

Ye Ni pun setuju dan menyuruh Ga Eul untuk segera menelfonnya jika sudah mengantar Sang Ah sampai rumah. Ga Eul menagguk, 


“Ye Ni-ya.. kau tahu perasaanku ‘kan? Aku~ Cinta~ Padamu~” kata Sang Ah tak lupa dengan membuat tanda hati besar dengan kedua tangganya.

Ye Ni tersenyum lalu pamit pergi duluan.


Sang Ah masih bilang cinta pada Ye Ni, setelah itu ia pingsan untuk Ga Eul cepat tanggap sehingga Sang Ah tak jatuh ketanah.


Ga Eul menggendong Sang Ah sampai rumah.

“Orang-orag di dunia ini. Meskipun mereka memalingkan diri mereka. Aku tidak sendirian. Karena, aku punya kalian!” Ucap Sang Ah. “kalian tidak akan mengabaikanku, ‘kan?”

“tentu saja, jangan khawatir.” Jawab Ga Eul.

Kilas balik, sepertinya 6 tahun yang lalu.


Ga Eul membawa Sang Ah ke suatu tempat dengan menutup matanya. Disana ada sebuah gitar.

“Apa kau bisa memainkannya?” tanya Sang Ah. Setelah matanya terbuka.

Ga Eul mengatakan kalau ia belajar main gitar. Kemudian ia mulai memainkan gitarnya. 


Sang Ah takjub mendengarnya, ia merasa kalau Ga Eul pasti sangat berudaha keras untuk belajar memainkan gitar. 

Ga Eul mengeluarkan kalung dengan bandul 2 cincin.


“Sebenarnya…” Ga Eul menghembuskan nafas lalu menariknya kembali “ Aku….” Mengehembuskan lagi dan menanriknya lagi “menyukaimu…”


>>>>>BERSAMBUNG KE EPISODE 4<<<<<


5 komentar

ThankU sinopx mb...

Smga sehat selalu..
آمِيّنْ... آمِيّنْ... يَ رَ بَّلْ عَلَمِيّنْ ...

Ini drama web yah Diana?coz durasinya pendek.....tp...suka juga.ada brp episode?

@Alka, makasih Do'anya^^

@mbak Nur, iya mbak ini web drama jumlahnya ada 15 Episode

Wah..sahbt jd cinta^^ beruntg bgt sang ah masih punya temn yg sll ada susah maupn senang. Tp klw ye Ni agk ragu atw jgn2 ntr berhiant#sotoy. Mudh2n perasaan ga eul tdk bertepuk sebelh tgn

Andai sang ah tahu klw ga eul menyukai nya keliatn bgt perasaan ga eul begitu tulus sm sang ah atw jgn2 sang ah malh menyukai ah shin next

Tolong tuliskan komentar ya.. biar lebih semangat ngrecapnya... ^^

Untuk mengetahui postingan terbaru bisa follow akun twitter @Diana_Recap
EmoticonEmoticon