Wednesday, May 13, 2015

L.U.V Collage Episode 2



Ai Ling masuk kamarnya karena malu. Kejadian saat min Guk menangkapnya masih memenuhi kepalanya.


Kemudian Na Ra dan Victor mengajaknya keluar untuk jajan. Ai Ling sih langsung aja ngikut.  Victor memanggil Min Guk untuk ikut juga tapi Min Guk tak menjawabnya jadi mereka pikir kalau Min Guk sudah tidur, padahal Min Guk sedang sibuk untuk melihat gambar yang ia ambil tadi.


Mereka bertiga pergi ke pasar janan malam. Ai Limg langsung jatuh cinta dengan makanan khas korea.


Tiba di sebuah kedai dan victor memanggil pemiliknya dengan sebutan Ibu (Omma). Ai Ling aneh melihatnya, ia bertanya pada Na Ra, bagaimana pemilik kedai itu jadi Ibu Victor. Na Ra menjelaskan kalau panggilang “Ibu” adalah panggilan yang sangat ramah di Korea.


Mereka kemudian singgah di kedai itu. saat pemilik kedai mengantarkan makanan pesanan mereka, Na Ra menyuruh Ai Ling memanggil pemilik dengan sebutan “bibi”. Ai Ling menurut walau sedikit canggung tapi pemilik kedai menerima panggilan itu dan malah lebih ramah pada mereka.


Na Ra memberitahu Ai Ling kalau nama makanan yang diantar pemilik tadi adalah drug kimbab (kimbab narkoba). Ai Ling ngeri mendengarnya, ia salah paham. 


Victor segera menjelaskan arti dibalik nama drug kimbab ini adalah karena kimbab satu ini karena menyebabkan ketagihan bagi para penikmatnya dan juga makanan yang paling didambakan. Dan benar saja Ai Ling langsung ketagihan saat gigitan pertama. Mereka melahap semua makanan yang tersaji sampai habis.


Setelah itu mereka foto bersama.


Victor melihat hasil foto mereka, ia berharap kalau Min Guk bisa bergabung dengan mereka saat ini. Na Ra setuju dan ia punya ide bagus. 


Min Guk masih membaca buku. Kemudian ada pesan masuk dari Ai Ling yang mengatakan kalau ia tersesat dan saat ini ada di Hongdae. Min Guk langsung menutup bukunya dan mencoba untuk menghubungi ponsel Ai Ling namun tidak aktif. Ia langsung menyambar jaketnya dan pergi ke Hongdae.


Min Guk sampai di Hongdae dan disana ramai sekali. Seperti pasar malam. Min Guk keliling mencari Ai Ling. 

Sedangkan Ai Ling, Na Ra dan Victor sedang asyik belanja dan menonton pengamen. Jangan dibayangin kaya pengamen di Indonesia ya.. cara ngamennya seperti mini konser.


Min Guk terusa dan terus mencari, sampai akhirnya ia melihat mereka bertiga dan langsung bernafas lega.

“APa? Apa dia benar-benar datang ke sini karenaku?” Batin Ai Ling.


Na Ra menjelaskan kalau ia yang mengirim pesan. “karena Oppa tak akan datang”.

Victor menengahi. Ia mengajak semuanya untuk senang-senang bersama dan melupakan semua yang telah terjadi. Min Guk tak setuju tapi Victor menyeretnya.


  

Kemudian mereka semua ketempat karaoke dan tempatnya itu berjendela kaca jadi dari luar semua bisa melihat tingkah polah mereka. Ai Ling kaget melihatnya namun ia cuek saja dan ikut bernyani dengan riang dan tak lupa berfoto bersama. 


Kemudian menguploadnya kea kun SNSnya. Teman-temannya memberi komentar yang menyenangkan dan mereka jadi ingin pergi ke Korea.


Min Guk sibuk dengan ponselnya sendiri, ia tak ikut menikmati suasana ini. Ia melihat Ai Ling sangat bahagia, dan tahu kalau Ai Ling akan marah jika ia membicarakan masalah pekerjaan.

Ai Ling lalu merebut ponsel Min Guk dan meletakkannya dimeja. Ia menyeret Min Guk untuk gabung  bernyanyi bersama.

Masalahnya, Ayah menelfon Min Guk dan tak terjawab sampai 23 kali.



Sampai dirumah Ayah marah-marah, dan akan memukuli mereka dengan sapu. Min Guk menanhan Ayah dan menyuruh yang lainnya untuk segera masuk ke kamar masing-masing.


Ayah memiliki cara unik untuk membengunkan semuanya, yaitu dengan menggunakan pengeras suara. Pertama ayah menyampaikan cuaca untuk hari ini dan intinya adalah mengancam tidak akan memberi mereka sarapan jika tidak datang dalam 10 menit.


Ibu sudah menyiapkan banyak makanan di meja. Min Guk datang duluan, disusul Ai Ling, Victor dan yang terakhir adalah Na Ra. Setelah semau datang mereka lalu makan bersama.


Ibu menghidangkan sup dalam mangkuk besar dan semua bergantian untuk menyendok sup itu, jadi habis dari mulut langsung masuk ke sup sendoknya. Ai Ling merasa risih dengan cara makan di Korea. Namun ia bisa cepat menyesuaian dan lagi-lagi langsung jatuh cinta dengan makanan korea.


Min Guk mengajak Ai Ling untuk mencari bahan untuk artikel mereka setelah  makan. Hal itu membuat mood Ai Ling hilang. Tapi ia tetap harus memenuhi kewajibannya itu.

 

Min Guk kembali mengajak Ai Ling untuk mendatangi tempat-tempat tradisional di korea. Ai Ling melihat ada yang menarik hatinya tapi Min Guk tak meresponnya dan terus berjalan.


Mereka istirahat sebentar. Ai Ling melihat hasil jepretan Min Guk. Ai Ling berkomentar kalau itu terlihat terlalu tua. Min Guk tak setuju, menurutnya itulah gambaran nyata Korea.


Ai Ling juga tak setuju dengan Min Guk yang hanya ingin menampilkan sisi tradisional Korea. Dan Min Guk sendiri juga tak setuju kalau Ai Ling hanya ingin menampilkan ssis Modern Korea. 


“Kita terlalu berbeda satu sama lain” ujar Ai Ling.

“Jika kau terus seperti ini, kenapa tak berkeliling sendirian saja”. Balas Min Guk yang kesal.


>>>>>>>>>>>>>>> BERSAMBUNG <<<<<<<<<<<<<<<




More About Korea 2 : Etika saat Makan.


Ai Ling , Ayah dan Na Ra makan bersama. Ai Ling akan memulai makan duluan. Na Ra mencegahnya.

“Unni. Di Korea yang lebih muda harus menunggu sampai yang lebih tua menembil makanannya. Itu etika makan kami”

Ai Ling mengerti kemudian mempersilahkan Ayah untuk mengambil duluan.



Na Ra : Etika makan di Korea sangat penting di Korea. Ini berarti bahwa Korea sangat memperhatikan urusan makanan. Bagaimana kalau mempelajari etika makan Korea sembari menikmati makanan Korea?”


2 komentar

Etika makan di sini jg sama tuh.....
Lebih tepatnya di Madura...sumenep tempatku!
Yg muda gak boleh ngangkat piring duluan (utk makan ) sebelum yg tua. Jangan menurunkan piring meski sudah selesai makan sebelum yg lebih tua menurunkan piring lebih dulu!
Orang sumenep menyebutnya adhep asor (sopan santun) .gak ada di buku pelajaran...melainkan diajarkan secara turun temurun....sebagai kearifan lokal (toh?)
So ...saya suka korea..hajiman....more more love Indonesia......kecci Diana??????how about you???

Di Jawa juga sama mbak kata temanku. tapi kalo keluargaku sih gak taat banget ma adat gituan. heheh.
Yes!!!!! I Love Korea but more Love Indonesia,

Tolong tuliskan komentar ya.. biar lebih semangat ngrecapnya... ^^

Untuk mengetahui postingan terbaru bisa follow akun twitter @Diana_Recap
EmoticonEmoticon